Menko PMK: ​Inisiatif Daerah Diperlukan Dalam Penanganan Covid-19

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Minggu, 20 September 2020 13:53 WIB

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy saat melakukan peninjauan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kediri. (foto: Kominfo)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy melakukan peninjauan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kediri, Sabtu (19/9/2020).

Muhadjir menjelaskan, peninjauan dilakukannya untuk mengecek ketersediaan fasilitas penanganan Covid-19 di RSUD Kabupaten Kediri. Di sana, dia melihat fasilitas penanganan Covid-19 yang tersedia, yaitu mesin polymerase chain reaction (PCR), dan laboratorium uji spesimen PCR.

"Yang tadi saya lihat di sini adalah fasilitas yang harus dipenuhi oleh RS rujukan. Salah satunya yang harus dipenuhi adalah laboratorium PCR untuk menguji spesimen dari penderita Covid-19," ujar Muhadjir di RSUD Kabupaten Kediri.

Lebih lanjut, Menko Muhadjir mendapatkan laporan dari pihak RSUD bahwa ketersediaan alat tes PCR dan perangkat tes sekali pakai yang dikirimkan dari pusat belum cukup memadai. Dia mengatakan, pihak RSUD menyiasatinya dengan melakukan pengadaan sendiri. Menurut Muhadjir, hal yang dilakukan RSUD Kabupaten Kediri bukanlah masalah, asalkan dengan pertanggungjawaban dalam pengadaannya.

"Justru itu menurut saya suatu terobosan. Saya kira daerah harus inisiatif. Kalau memang fasilitas yang turun dari pemerintah pusat belum memadai, sebaiknya ada upaya-upaya sendiri dari pihak daerah," ucapnya.

"Saya sangat mendukung, terutama pembelian peralatan baru, PCR baru yang kapasitasnya lebih besar, dan juga bahan habis pakai yang diperlukan agar lebih tersedia," imbuh dia.

Meskipun belum cukup memadai, tetapi menurutnya, adanya alat tes PCR di RSUD Kabupaten Kediri sudah sangat membantu dalam pengetesan. "Dengan adanya PCR yang sekarang itu, Kabupaten Kediri tidak perlu mengirim sampel ke Surabaya, tapi cukup di sini. Tapi kapasitasnya di sini itu belum memadai," ujarnya.

Muhadjir mengatakan, laporan yang dia terima berupa kekurangan alat-alat pendukung penanganan Covid-19, serta mesin PCR akan dibawa ke Jakarta dan menjadi bahan masukan bagi Pemerintah Pusat dalam penanganan Covid-19.

Sebelumnya, Menko PMK juga berkunjung RSU Muhammadiyah Surya Melati Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Kunjungannya dilakukan untuk mengecek fasilitas kesehatan yang ada. Muhadjir mendapatkan laporan masih banyak kekurangan fasilitas di sana, dan dia akan membawa laporan tersebut ke pusat untuk segera ditindaklanjuti dan dibantu pengadaannya. (adv/kominfo)