SIG Berikan Bantuan Modal dan Pendampingan UMKM Klaster Perikanan

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Jumat, 18 September 2020 15:58 WIB

Setiadji, Ketua Kelompok Budi Daya Ikan Prima Makmur UMKM Binaan SIG sedang melakukan pemanenan. (foto: ist).

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya meningkatkan kemandirian dan pengembangan usaha para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui pemberian bantuan modal dan pendampingan usaha.

Salah satunya, diberikan kepada Kelompok Budi Daya Ikan Prima Makmur, Desa Jenggolo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang tergabung dalam UMKM Binaan SIG Klaster Perikanan.

Ketua Kelompok Budi Daya Ikan Prima Makmur, Liek Setiadji mengatakan, kelompoknya mendapatkan bantuan modal untuk pengembangan usaha sebesar Rp 33 juta.

Bantuan tersebut, lanjutnya, digunakan untuk membuat 4 kolam baru yang mampu menampung 16.000 ikan lele. "Adanya program pemberdayaan SIG sangat membantu, karena selain permodalan usaha, kami juga dapat pendampingan dan kesempatan studi banding untuk belajar budi daya ikan lele yang baik dan benar," terang Liek Setiadji.

Menurut dia, saat ini usahanya semakin berkembang dari kerja keras yang dilakukan. "Ini ketiga kalinya kami melakukan panen ikan semenjak mengikuti program pemberdayaan dari SIG. Setiap panen mampu menghasilkan 1,4 ton ikan lele jenis masamo," ungkapnya.

"Tingginya permintaan ikan lele di wilayah Kabupaten Tuban membawa berkah tersendiri bagi kelompok kami," sambungnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tuban, M. Amenan mengapresiasi langkah yang dilakukan SIG.

Menurut dia, dengan adanya budi daya ikan oleh kelompok UMKM, dapat memberikan potensi usaha baru yang mampu menyerap tenaga kerja yang berujung pada tambahan penghasilan, sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan bagi masyarakat.

"Kami juga sangat mengapresiasi pendampingan teknis yang telah dilakukan oleh SIG kepada para UMKM, sehingga mereka paham tentang budi daya ikan lele ini. Ke depan kami juga berharap cakupan UMKM yang diberdayakan SIG semakin luas," kata M. Amenan.

Sementara itu, General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, melihat potensi pasar yang sangat terbuka, SIG mendukung upaya UMKM mengembangkan usahanya.

"Hingga saat ini perseroan telah melakukan pemberdayaan kepada 18 kelompok UMKM klaster perikanan dengan memberikan bantuan sebesar Rp 523 juta serta pendampingan usaha," ujarnya.

"Adapun jenis usaha budi daya yang dilakukan pelaku UMKM di antaranya budi daya ikan lele, udang vaname, dan ikan nila," pungkas Edy Saraya. (hud/zar)