Perseteruan Dua Pengusaha Properti di Pasuruan Berujung Damai dengan Santunan Anak Yatim

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fuad
Rabu, 26 Agustus 2020 17:55 WIB

Rayhan (berpeci) dan Muslimin (dua dari kiri) mengapit Abdul Malik saat acara santunan anak yatim. foto: AHMAD FUAD/ BANGSAONLINE

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 175 anak yatim mendapat santunan dari Moeslim Property dan RIS Property. Acara itu dalam rangka menyambut 1 Muharram, sekaligus pertanda islah, lantaran sebelumnya dua developer perumahan tersebut sempat berseteru lewat media sosial, bahkan berujung pelaporan ke Polres Pasuruan.

Abdul Malik, Kuasa Hukum Ahmad Rayhan dari pihak RIS Property, bersyukur masalah dengan Moeslim Property bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

"Alhamdulillah, atas berkat rahmat Allah, Mas Muslimin dengan Mas Reyhan ini bisa islah, yang sebelumnya sempat terjadi perbedaan," terang Abdul Malik kepada HARIAN BANGSA di RM Gazebo, Bangil, Pasuruan (26/8).

Abdul Malik berharap, kepada dua belah pihak ke depanya bisa menjadi mitra kerja yang baik, saling membutuhkan satu sama lain.

Malik menjelaskan bahwa, Muslimin dan Rayhan sebenarnya sudah bersahabat lama. "Karena perkembangan zaman, dan kecanggihan IT sudah luar biasa, hingga timbul perbedaan di medsos, yang akhirnya mencuat ke publik," ujarnya.

Malik berharap kedua belah pihak bisa membuka lembaran baru dan melupakan masa lalu. Apalagi laporan perkara di kepolisian juga sudah dicabut.

Senada disampaikan Muslimin. "Kami juga berharap, mari kita ke depanya menjalin hubungan baik, saling bermaafan, tidak ada benci dan dendam di antara kita," singkat Muslimin. (afa/rev)