Pelaku Penyelundupan Pil Koplo Menggunakan Buah Salak ke Lapas Jombang Ditangkap

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Aan Amrulloh
Senin, 24 Agustus 2020 21:59 WIB

AKP Moch Mukid saat menunjukkan buah salak berisi Pil Dobel L yang hendak diselundupkan di Lapas Kelas IIB Jombang.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Seorang perempuan berinisial VN (33), warga asal Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang yang menyelundupkan narkoba jenis Pil Dobel L dengan modus memasukkannya ke buah salak, akhirnya ditangkap, Senin (24/08). Sedianya, pil koplo itu hendak diserahkan kepada suaminya yang ada di Lapas Kelas IIB Jombang.

Kasatreskoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid mengatakan, pihaknya sudah berhasil menangkap tersangka saat berada di rumah orang tuanya di wilayah Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Perempuan ini merupakan istri dari salah satu warga binaan Lapas Kelas IIB dalam kasus Narkoba.

“Berdasarkan dari informasi petugas Lapas terkait identitas pelaku, akhirnya kita lacak dan berhasil diamankan pukul 15.30 WIB, di rumah orang tuanya di Nganjuk,” ucapnya saat diwawancarai wartawan.

Pil Dobel L yang diamankan dari tangan pelaku, lanjut Mukid, berjumlah 1.815 butir. Pil koplo itu dikemas dalam kulit buah salak yang direkatkan kembali dengan lem. Ada 32 salak, 9 di antaranya berisi obat keras berbahaya (okerbaya). Setiap salak, diisi 190 butir pil koplo.

“Saat ini barang bukti beserta pelaku sudah diamankan di Mapolres Jombang. Dirinya dijerat dengan Pasal 196 UU no 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman 12 tahun penjara," pungkas Mukid.

Sebelumnya, petugas Lapas Kelas IIB Jombang mendapat titipan barang dari seorang pengunjung perempuan yang ditujukan kepada suaminya yang sedang menjalani masa hukuman dalam kasus Narkoba.

Titipan tersebut berupa satu plastik kresek yang di dalamnya berisi buah salak dan jeruk, serta lauk pauk. Setelah diperiksa oleh petugas lapas, ternyata di dalam buah salak terdapat seribu butir lebih diduga narkoba jenis Pil Dobel L. (aan/rev)