Forkopimka se-Sidoarjo Serentak Blusukan Gelorakan Jatim Bermasker

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
Selasa, 11 Agustus 2020 18:26 WIB

Forkopimka se-Sidoarjo saat blusukan gelorakan Jatim Bermasker. (foto: ist).

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Sosialisasi penggunaan masker dalam rutinitas sehari-hari kepada masyarakat terus digelorakan. Selasa (11/8/2020), jajaran Forkopimka se-Sidoarjo serentak melakukan pembagian masker dan imbauan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di seluruh wilayah kecamatan Kabupaten Sidoarjo.

Di Kecamatan Taman misalnya. Kegiatan Jatim Bermasker diikuti jajaran Forkopimka bersama pengurus Bhayangkari, Persit, PKK, dan komunitas. Mereka rela masuk ke lapak-lapak pasar tradisional yang ada di Sepanjang, Taman guna membagikan masker dan memberikan imbauan mematuhi protokol kesehatan kepada masyarakat dan pedagang pasar.

Begitu pula yang dilakukan Forkopimka Sukodono bersama ibu-ibu dan para komunitas. Pasar Tradisional Sukodono juga menjadi tujuan gerakan Jatim Bermasker. Setiap lapak pedagang dihampiri, guna diberikan masker dan imbauan protokol kesehatan.

Sementara di Kecamatan Gedangan, Sidoarjo para relawan di Posko Kampung Tangguh Semeru bersama tiga pilar dan jajaran Forkopimka setempat juga melakukan kegiatan serupa. Warga di segala penjuru perkampungan menjadi sasaran Gerakan Jatim Bermasker.

"Beberapa hari ini, kami dari Forkopimda Sidoarjo dan jajaran Forkopimka terus tidak kenal lelah menggelorakan Gerakan Jatim Bermasker dan pentingnya masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Sebagai upaya mencegah penyebarluasan Covid-19," ujar Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Sumardji, Selasa (11/8/2020).

Selain itu, Kombes Pol. Sumardji menambahkan, peranan Kampung Tangguh Semeru di wilayah Kabupaten Sidoarjo juga semakin gencar digiatkan guna mendukung program Gerakan Jatim Bermasker. Dengan mengingatkan masyarakat agar jangan kendor mematuhi segala protokol kesehatan. Salah satunya adalah penggunaan masker.

Dengan menggandeng ibu-ibu, komunitas, mahasiswa, buruh, serikat pekerja, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan menguatkan peran tiga pilar, diharapkan Gerakan Jatim Bermasker memberikan penyadaran kepada masyarakat bahwa penyebaran Covid-19 dapat segera kita atasi dengan patuh pada protokol kesehatan tersebut. (cat/zar)