​Seorang Petani di Ngawi Tewas Diduga Terkena Sabetan Mesin Pemotong Rumput

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
Jumat, 07 Agustus 2020 19:20 WIB

Jenazah korban sedang diperiksa petugas.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Sumiran (70) seorang petani di Kecamatan Paron ditemukan tewas di area sawah miliknya. Ia diduga tewas karena terkena sabetan mesin pemotong rumput miliknya.

Kejadian berawal saat Jumat (7/8), korban warga Dusun Melok Kulon, Desa Sirigan, Kecamatan Paron, Ngawi sekitar pukul 07.00 WIB berangkat ke sawah. Korban saat itu pamit ke keluarga akan memotongi bekas batang padi usai dipanen sebelumnya. Dengan membawa mesin pemotong rumput, kakek tersebut langsung menuju sawah miliknya.

Selanjutnya, kakek yang rutin mengerjakan sawah miliknya tersebut melakukan pemotongan batang padi di sawahnya. Hal tersebut sempat terlihat oleh tetangga korban, Solikin (61) yang pada saat itu sedang memupuk benih padi yang akan ditanam.

"Pagi saya melihat Mbah Sumiran memotong tunggak (batang) padi memakai mesin rumput," jelas Solikin.

Selanjutnya, sekitar pukul 10.20 WIB, Samingun (61) yang juga tetangga korban hendak melihat sawah miliknya yang berdampingan dengan sawah korban. Ia kaget saat melihat Sumiran sudah dalam kondisi tergeletak tidak bergerak dengan luka pada betis kanan. 

Seketika itu Samingun memberitahukan kejadian tersebut pada beberapa rekannya yang saat itu sedang berada di sawah. Yang akhirnya kejadian tersebut menjadi geger di sekitar area sawah yang berlokasi di Dusun Melok Kulon, Desa Sirigan, Kec. Paron ini. Tidak lama kemudian, petugas dari Polsek Paron beserta tim medis meluncur ke lokasi kejadian. 

"Ada laporan dari warga bahwa korban meninggal di sawah diduga terkena sabetan mesin pemotong rumput pada kakinya," terang Iptu.Suyitno, Kapolsek Paron kepada Bangsaonline.com.

Karena pada tubuh korban tidak ditemukan unsur kriminal atau penganiayaan, selanjutnya jenazah korban diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan. (nal/ian)