​Dongkrak Ekonomi Jatim, Gubernur Khofifah: Industri Manufaktur-UMKM Jadi Andalan Pemulihan Ekonomi

Editor: MMA
Kamis, 06 Agustus 2020 10:36 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat kunjungan kerja ke PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk di Jl. Raya Cangkringmalang Km 32 Desa Cangkringmalang Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan. foto: ist/ bangsaonline.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa terus berupaya maksimal untuk mendongkrak pergerakan ekonomi di Jawa Timur. Kali ini Gubernur Jatim melakukan kunjungan kerja ke PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk di Jl. Raya Cangkringmalang Km 32 Desa Cangkringmalang Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan.

“Memang pada bulan Agustus ini saya akan mencoba menemu kenali sektor-sektor industri yang bisa memberikan daya dukung terhadap pergerakan ekonomi di Jawa Timur. Proses pemulihan ekonomi ini harus diikuti oleh pergerakan dari yang ultra mikro, mikro, kecil, menengah sampai usaha besar,” kata Gubernur Khofifah usai mengunjungi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Rabu (5/8).

Sebelumnya Gubernur Khofifah mengunjungi industri perakitan sepeda Polygon, Pabrik Olahan hasil Ternak Charoen Phokpan Indonesia, dan Budidaya Coklat dan olahannya. Lalu Gubernur Khofifah mengunjungi industri makanan dan minuman (Mamin), yaitu pabrik mie instan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk di Beji Kabupaten Pasuruan.

Dia mengungkapkan bahwa industri sektor Mamin menjadi salah satu industri yang berkontribusi tinggi terhadap perekonomian di Jawa Timur. Karena itu, dia ingin memastikan semuanya tetap berjalan dengan baik meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir.

"Ini memang menjadi kekuatan Jawa Timur, Kita ingin memastikan bahwa semuanya berjalan dengan baik, produktivitasnya terjaga, karyawannya terjaga, dan format Protokol Kesehatan juga terjaga," ungkapnya.

Orang nomor satu di Jatim ini berharap semua yang sudah dilakukan PT Indofood sukses makmur dengan sistem yang telah terbangun serta kontrol yang ketat mampu memberikan perlindungan terhadap karyawan, lingkungan dan produktivitas pabrik tersebut.

"Mudah-mudahan antara karyawan yang satu dengan yang lain bisa saling melindungi diri, dengan teman dan lingkungannya sehingga mereka berada pada lingkungan yang sehat. Dan saat pandemi covid belum selesai seluruh produksi bisa berjalan dengan baik dan diikuti dengan kedisiplinan karyawan yang baik pula," harapnya.

Gubernur yang pernah menjabat sebagai Menteri Sosial ini mengapresiasi tersedianya taman sehat di lingkungan pabrik mie instan tersebut. Dirinya menyebut taman sehat yang ada di lingkungan industri atau pabrik menjadi bagian penting untuk dapat mengantisipasi menularnya berbagai virus atau penyakit.

"Ada tempat yang menurut saya bisa dijadikan role model namanya taman sehat, yaitu layanan kesehatan open space. Ini menurut saya juga menjadi bagian penting untuk bisa mengantisipasi derajat kesehatan karyawan dengan sangat baik," katanya. (tim)