​Terus Bertambah, Pasien Sembuh Covid-19 Surabaya Tembus 2.737 Orang

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Arianto
Jumat, 03 Juli 2020 19:47 WIB

Pasien sembuh Covid-19 yang dipulangkan dari Hotel Asrama Haji Sukolilo Surabaya. foto: YUDI A/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tren kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Surabaya terus bertambah. Berdasarkan data terkini dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya hingga Kamis (2/7/2020) kemarin, jumlah kumulatif pasien yang sembuh mencapai 2.737 orang.

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita menyatakan, setiap harinya pasien yang sembuh rata-rata lebih dari 100 orang. Seperti dalam satu hari kemarin, 194 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan. Baik yang isolasi mandiri di rumah, Hotel Asrama Haji Sukolilo, maupun rawat inap di rumah sakit.

“Kemarin yang sembuh lebih didominasi pasien dari rawat jalan jumlahnya 155 orang,” kata Feny, sapaan Febria Rachmanita, Jumat (3/7/2020).

Ia menjelaskan, untuk pasien sembuh dari rumah sakit sebanyak 29 orang. Ia juga merinci, 29 pasien itu terdiri dari RS Premier dua orang, RS Menur dua orang, RS Adi Husada Kapasari satu orang, RSAL dua orang, RS William booth satu orang, RS Bhakti Dharma Husada (BDH) dua orang, RS RKZ satu orang.

"RS Pura Raharja satu orang, RS Gotong Royong satu orang, RS Husada Utama empat orang, RS Siloam satu orang, RS Undaan Wetan tiga orang, RS National Hospital dua orang, serta RSUD dr. Soewandhie satu orang. Sisanya ada yang dari RS PHC dan RSU Haji,” jelasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Feny, untuk tamu atau pasien berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) dari Hotel Asrama Haji mencapai 10 orang. Mereka semua sudah menjalani tes swab dengan hasil negatif dan langsung diperbolehkan pulang.

Hingga saat ini, total kumulatif Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari upaya men-tracing atau melacak sebanyak 4.437 orang. Mereka terdiri dari 4.026 yang sudah selesai dipantau atau sembuh, dan sekitar 372 orang masih dalam pemantauan.

“Kemudian, rinciannya yang masih dalam pantauan adalah 346 orang rawat jalan dan 26 rawat inap. Lalu 39 orang meninggal,” urainya.

Kepala Dinkes Kota Surabaya ini menambahkan, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlah kumulatifnya, yakni 5.116. Dari angka itu, 2.351 adalah pasien yang selesai dipantau. Sementara itu, saat ini ada 2.463 pasien masih terus diberikan intervensi. Terdiri dari 1.093 rawat inap rumah sakit, dan 1.370 rawat jalan isolasi mandiri di rumah. (ian/zar)