Misteri Rekom PKB Jadi Pijakan Parpol Tambatkan Dukungan Bacabup di Pilbup Gresik 2020

Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Jumat, 03 Juli 2020 09:36 WIB

Moh. Qosim (kiri) dan Gus Yani (kanan) ketika acara jalan sehat beberapa waktu lalu. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Rekom DPP PKB untuk bakal calon bupati (bacabup), dan bakal calon wakil bupati (bacabup) Gresik hingga saat ini menyimpan misteri. Parpol pimpinan A. Muhaimin Iskandar ini belum membuka tabir rekom akan diberikan kepada Ketua DPC PKB Gresik Moh. Qosim, atau Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani.

Kedua figur tersebut sama-sama kader terbaik PKB Kabupaten Gresik saat ini. Belum turunnya rekom dari PKB ini, seakan membuat parpol lain terkesan wait and see untuk menambatkan dukungan. Qosim yang saat ini tengah menjabat Wakil Bupati (Wabup) Gresik, juga masih enggan buka mulut terkait belum turunnya rekom DPP PKB.

"Jangan sekarang. Nanti kalau sudah waktunya pasti saya sampaikan kepada teman-teman wartawan, sabar ya," ujar Qosim kepada BANGSAONLINE.com, usai dialog dengan Asosiasi UMKM di RM Rahmawati, Rabu (1/7).

Sebelumnya, Sekretaris DPC PKB Gresik Imron Rosyadi menyatakan, bahwa rekom DPP PKB untuk Pilbup Gresik 2020 bakal diumumkan pada saat peringatan Harlah (hari lahir) PKB pada 22 Juli.

"Untuk rekom insya Allah sudah ada titik terang ke pasangan QA (Moh. Qosim - Asluchul Alif)," ungkap Imron.

Imron mengatakan, rekom tersebut akan menjadi kado istimewa di saat perayaan Harlah PKB. "Bulan Juli bagi PKB itu bulan sakral, karena bulan inilah 22 tahun lalu PKB didirikan. Makanya, turunnya rekom DPP tentu jadi kado Harlah PKB buat para kadernya di Gresik," sambung Imron.

Imron juga mengungkapkan, bahwa PKB juga akan merilis hasil survei calon bupati dan wakil bupati Gresik pada pertengahan bulan Juli.

Imron menegaskan, sampai saat ini Qosim-Alif merupakan satu-satunya pasangan yang diusulkan PKB Gresik berdasarkan hasil musyawarah pimpinan cabang (Muspimcab) pada bulan Maret 2020. "Usulan pasangan QA untuk diusung pada Pilbup Gresik 9 Desember 2020 sudah di-acc oleh Desk Pilkada DPP PKB," tuturnya.

Sementara juru bicara pasangan Niat (Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah), H. Sururi kepada BANGSAONLINE.com dalam beberapa kesempatan juga sangat optimis dan yakin bahwa rekom DPP PKB bakal jatuh ke pasangan Niat.

"Insya Allah, kami sangat yakin rekom DPP PKB jatuh ke pasangan Niat," katanya.

Sururi mengklaim, kader dan konstituen PKB Gresik di 18 kecamatan hingga tingkat ranting sepakat mendukung pasangan Niat karena menginginkan adanya perubahan untuk Gresik lima tahun ke depan. 

"Akan kami buktikan. Begitu rekom PKB jatuh ke pasangan Niat, semua kader dan konstituen PKB akan tumplek blek mendukung pasangan Niat," jelas Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jatim ini. (hud/ns)