Dinilai Belum Ideal, Tiga Bulan Anggaran Covid-19 Trenggalek Baru Terpakai Rp 18 Miliar

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
Rabu, 01 Juli 2020 17:19 WIB

Ilustrasi. google images

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Berdasarkan data yang diperoleh dari Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Trenggalek, Agus Yahya, anggaran penanganan Covid-19 yang sudah terdistribusi ke OPD terkait hingga akhir bulan Juni, baru sebesar Rp 18 miliar lebih.

"Anggaran Rp 18 miliar lebih tersebut didistribusikan pada tujuh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yaitu BPD, Dinas Kesehatan, RSUD, Dinas Pertanian, Dinas Sosial, Satpol PP, dan Dinas PUPR," kata Agus Yahya ketika saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/7).

"Untuk BPBD penyerapan anggarannya Rp 4 miliar lebih, Dinkes Rp 4,4 miliar lebih, RSUD Rp 1,1 miliar lebih, Dinas Pertanian Rp 1,4 miliar lebih, Dinas Sosial Rp 6 miliar lebih, Satpol PP Rp 643 juta lebih, dan Dinas PUPR Rp 618 juta lebih. Jadi kalau dipersentase sekitar 25 persen yang terdistribusi," urainya.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Bidang Pemerintahan Moh. Husni Taher Hamid menilai bahwa serapan anggaran penanganan Covid-19 yang baru Rp 18 miliar, belum ideal.

"Jelas tidak (ideal, red). Artinya, ini kan penanganan kedaruratan yang serba cepat pengadaannya," tulis Husni ketika dikonfirmasi melalui pesan singkatnya.

"Kalau kondisi Trenggalek tidak lagi pada masa penanggulan kedaruratan yang diartikan apa yang diasumsikan bencana darurat dan dapat terkendali, baik me-review lagi asumsi dalam penganggaran," tambahnya.

Sekadar diketahui, Pemkab Trenggalek dan DPRD sekitar empat bulan yang lalu telah menyepakati anggaran Rp 76 miliar lebih untuk penanganan Covid-19 yang berasal dari realokasi APBD. (man/ian)