Kasus Covid-19 di Pejagan Bangkalan, Tambah 1 Anggota Keluarga Lagi yang Meninggal

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
Jumat, 26 Juni 2020 17:53 WIB

Jenazah HK saat disalati sebelum dikuburkan di Pemakaman Mlajah, Jum'at (26/6).

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Kasus meninggalnya satu keluarga di Pejagan Kabupaten Bangkalan akibat positif Covid-19, belum usai. Setelah tiga orang anggota keluarga yang meninggal, yakni kakak beradik, kali ini korban meninggal bertambah satu orang.

Korban meninggal kali ini adalah HK (52), perempuan warga Kampung Settoan, Kelurahan Pejagan, Bangkalan. HK juga merupakan saudara dari tiga anggota keluarga yang meninggal lebih dulu, yakni HM, M, dan DP. Sehingga, kini ada 4 orang yang meninggal dalam satu keluarga akibat Covid-19.

HK meninggal di RS Unair Surabaya Jum'at (26/6) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Jenazah HK baru bisa dimakamkan pukul 13.00 WIB, di pemakaman Mlajah, Bangkalan.

Putri almarhumah, menjelaskan bahwa ibundanya meninggal setelah dirawat di RS Unair, sejak satu pekan lalu, tepatnya Jum'at (19/5). "Ibu sempat isolasi mandiri selama satu minggu di rumah. Namun karena kondisinya tak kunjung membaik, akhirnya dibawa ke rumah sakit," jelasnya saat ditemui di lokasi pemakaman Mlajah.

"Sebelum dirawat di RS Unair ibu sempat mau masuk RS PHC Surabaya. Tapi karena penuh, akhirnya dirawat di RS Unair," tambahnya.

Dia mengatakan, bahwa ibundanya selama ini hanya memiliki riwayat gejala darah tinggi. "Ibu mulai sesak setelah melakukan kontak dengan kakak HM (64) yang meninggal pada 5 Juni lalu," paparnya.

Meninggalnya HK ini menyusul tiga saudaranya yang meninggal lebih dulu. Yakni HM dan M yang meninggal pada 5 Juni, serta DP yang meninggal pada 14 Juni. (uzi/rev)