Trenggalek Tambah Satu Positif Covid-19 Asal Panggul

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
Selasa, 23 Juni 2020 21:51 WIB

dr. Murti Rukiyandari, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek dr. Murti Rukiyandari kembali menyampaikan adanya penambahan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

"Adanya penambahan satu orang terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu seorang laki-laki usia 22 tahun yang berasal dari Desa Panggul, Kecamatan Panggul. Yang bersangkutan merupakan pasien nomor 20," kata dr. Murti dari Smart Center Pendopo Trenggalek, Selasa (23/6).

Diterangkan olehnya, pasien 20 ini bekerja di pabrik karung Kota Surabaya. Ia indekos di kawasan Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya.

"Tanggal 9 Juni, pasien tersebut pulang ke Panggul dari Surabaya dengan mengendarai sepeda motor. Sampai di Panggul, pasien langsung menuju Rumah Karantina Desa Panggul untuk menjalani isolasi mandiri," terangnya.

Ketika menjalani isolasi mandiri di rumah karantina desa tersebut, di hari ketujuh, pasien meminta izin pada satgas desa untuk melanjutkan isolasi mandiri di rumahnya sendiri.

Pada tanggal 17 Juni, ia menjalani rapid test yang dilakukan oleh petugas puskesmas Kecamatan Panggul dengan hasil reaktif. Selanjutnya, pada 18 Juni, pasien diantar ke RSUD Trenggalek untuk dilakukan tes swab.

"Dan pada tanggal 20 Juni, hasil tes swab menyatakan bahwa pasien 20 terkonfirmasi positif Covid-19," ungkapnya.

Setelah dinyatakan positif Covid-19, pasien 20 akhirnya menjalani isolasi mandiri di Asrama BKD Trenggalek. 

Dengan demikian, kata dr. Murti, jumlah total pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Trenggalek adalah 20 orang. Sementara 15 orang di antaranya sebelumnya telah dinyatakan sembuh, dan kini masih tersisa 5 orang yang dinyatakan positif Covid-19 tengah menjalani perawatan.

"Kelima orang tersebut adalah pasien nomor 16, 17, 18, 19, dan 20. Untuk pasien 17, 18, dan 19 sudah keluar dari rumah sakit dan dilanjutkan isolasi mandiri di Asrama BKD Trenggalek," urainya. (man/ian)