Hendak Menggali Sumur di Area Sawah, Petani Tewas Tertimbun Tanah

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yeyen
Minggu, 21 Juni 2020 10:47 WIB

BPBD Kabupaten Pamekasan bersama relawan FRPB dan TNI-Polri beserta masyarakat setempat saat melakukan evakuasi korban. (foto: Budi C).

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Sungguh tragis nasib Naheri (40), petani asal Dusun Mor Trebung, Desa Batu Kalangan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Ia meninggal usai tertimbun tanah di kedalaman 8 meter, ketika hendak menggali sumur di area sawah.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada hari Sabtu (20/6/2020) sore pukul 16.00 WIB. Saat sedang menggali sumur, tanah di atasnya longsor dan menimbun Naheri di kedalaman sekitar 8 meter. Korban akhirnya bisa dievakuasi oleh tim gabungan dari BPBD Pamekasan.

Kapolsek Proppo, AKP J. Tirto A. S.H., membenarkan kejadian tersebut. Korban tertimbun saat menggali sumur di area sawah. Ia mengatakan, evakuasi dilakukan oleh pihak BPBD Pamekasan, Polsek, Koramil, Tagana, serta dibantu para relawan dan petugas puskesmas.

AKP Tirto menjelaskan, bahwa lokasi kejadian berada di Dusun Tengah, Desa Groom, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan.

"Korban meninggal di tempat atas nama Naheri (40), pekerjaan tani, beralamat Dusun Mor Tlebung, Desa Batu Kalangan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan," jelasnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Minggu (21/6/2020).

Sementara itu, Budi Cahyono, dari Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) menyampaikan bahwa korban bisa dievakuasi pada pukul 16.40 WIB. "Korban berhasil diangkat dan selanjutnya dievakuasi ke rumah duka dengan mobil Polsek Proppo, karena mobil ambulans yang sudah disediakan malah terhalang dengan kendaraan milik masyarakat yang ingin melihat kejadian tersebut," jelas Budi Cahyono. (yen/zar)