Klaster Covid-19 Pasar Gresik Tembus 13 Orang, DPRD Minta Perketat Protokol Kesehatan

Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Jumat, 12 Juni 2020 09:13 WIB

Wakil Ketua DPRD Gresik Asluchul Alif (kanan) dan Ketua DPRD Fandi Akhmad Yani. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Munculnya kelompok masyarakat yang dinyatakan positif virus Corona (Covid-19) dari klaster Pasar Krempyeng Kecamatan Gresik, memantik reaksi DPRD Gresik. Sebab saat ini, sudah ada 13 pedagang dan pembeli di Pasar Krempyeng yang dinyatakan positif atau terkonfirnasi Covid-19 setelah hasil tes swab keluar.

DPRD meminta Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) drg. Saifudin Ghozali, dan Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Agus Budiono memperketat pemberlakuan protokol kesehatan di pasar. Baik itu pasar tradisional, pasar desa, pasar milik swasta, maupun pasar modern.

"Dengan munculnya klaster Covid-19 dari Pasar Gresik (Krempyeng), sehingga berakibat pasar ditutup sementara waktu, kami minta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lebih memperketat pemberlakukan protokol kesehatan di sektor-sektor ekonomi tersebut," ujar Wakil Ketua DPRD Gresik, Asluchul Alif kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (12/6).

Menurut Asluchul Alif, pasar-pasar saat ini sudah kembali ramai setelah pemerintah memberlakukan relaksasi dan kebijakan transisi new normal. Karena itu, ia mengingatkan Pemkab Gresik agar tidak kendor melakukan pengawasan aktivitas warga di pasar.

"Harus diperketat pengawasan protokol kesehatannya. Jangan sampai pemkab kecolongan lagi dengan munculnya klaster Covid-19 di sejumlah pasar lain. Makanya, harus lebih waspada," pinta Alif .

Senada dengan Alif, Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Diskoperindag mengingatkan kepada UPT atau pengelola pasar, agar selalu memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Menurut Yani, kunci untuk terindar dari paparan Covid-19 harus disiplin, dan tertib dengan mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan.

"Kami tak kurang-kurang mewanti-wanti Pak Kepala Diskoperindag (Agus Budiono) jangan kasih longgar, jangan kasih kendor pemberlakuan protokol kesehatan di pasar-pasar. Dan, jangan bosan-bosan diingatkan dan mengingatkan. Semua demi keselamatan bersama," pungkas salah satu bacabup Gresik ini. (hud/ns)