2 Pemudik Asal Dongko Trenggalek Terkonfirmasi Positif Covid-19

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
Senin, 01 Juni 2020 22:20 WIB

Bupati Arifin saat menggelar konferensi pers secara virtual dari Smart Center Pendopo Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin kembali melaporkan adanya dua warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 secara virtual dari Smart Center Pendopo Kabupaten Trenggalek, Senin (1/6) malam.

"Terdapat dua pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Trenggalek, tepatnya di Desa Sumber Bening berjenis kelamin laki-laki usia 45 tahun, dan Desa Salam Wates, perempuan berusia 35 tahun, semuanya berada di Kecamatan Dongko, yang selanjutnya kita sebut dengan pasien 10 dan pasien 11," kata Bupati Arifin.

Diterangkan oleh Bupati Arifin, pasien 10 yang berjenis kelamin laki-laki ini sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan di Surabaya. Pada 21 Mei, ia pulang ke rumah dengan mengendarai sepeda motor dari Surabaya menuju Trenggalek.

Begitu tiba di rumah, sehari kemudian tepatnya 22 Mei, pasien ini langsung melaporkan diri ke balai desa setempat dan menjalani isolasi mandiri. Selanjutnya, pada 28 Mei, ia menjalani rapid test yang digelar oleh Puskesmas Dongko. Hasil rapid test menunjukkan bahwa ia reaktif Covid-19.

Kemudian pada 29 Mei, pasien 10 menjalani spesimen swab. Dan pada 31 Mei berdasarkan hasil spesimen swab dari Surabaya, pasien 10 dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Sementara untuk pasien 11, selama ini bekerja sebagai asisten rumah tangga di Gayungsari, Surabaya. Pasien 11 pada 20 Mei pulang ke Trenggalek dengan menggunakan travel bersama lima orang penumpang dan satu sopir. Kemudian pada 21 Mei, pasien 11 ini sempat berbelanja baju di pasar Kecamatan Panggul dan sempat pula mengunjungi saudaranya di RT 09 pada 22 Mei. 

Karena tidak disiplin menjalani isolasi mandiri, kemudian pada 23 Mei tim gugus tugas Covid-19 desa mengingatkan tentang isolasi mandiri sekaligus melakukan pemantauan secara ketat terhadap pasien 11.

"Pada 27 Mei dilakukan rapid test oleh Puskesmas dan hasilnya reaktif. Tetapi setelah tahu hasilnya reaktif, yang bersangkutan (pasien 11) tidak langsung pulang ke rumah, tetapi masih menyempatkan diri untuk membeli lele di Desa Salam Wates dan tanggal 29 diambil spesimen kemudian tanggal 31 hasilnya positif," kata Arifin.

Bupati Arifin kemudian menyampaikan bahwa saat ini kedua pasien tersebut telah menjalani isolasi di asrama BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Kabupaten Trenggalek guna dipantau perkembangannya lebih lanjut.

Sebelumnya, Arifin juga menyampaikan perihal pasien 05 asal Desa Gemblep, Kecamatan Pogalan, yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19. Dan saat ini yang bersangkutan telah sembuh.

Ia lantas memerintahkan kepada Dinas Kesehatan Trenggalek untuk segera menerbitkan surat keterangan sehat pada pasien 05 sekaligus mencabut penetapan physical distancing di desa tersebut.

"Sehingga saat ini kita telah memiliki 5 orang yang telah sembuh dan kemudian tambahan 2 orang positif sehingga terdapat 6 orang yang masih positif Corona meskipun tidak ada yang di rawat di Rumah Sakit," pungkasnya. (man/ian)