Pemkab Gresik Siap Ikuti Lomba Inovasi Songsong New Normal Kemendagri

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Minggu, 31 Mei 2020 17:29 WIB

Bupati Sambari memimpin rapat koordinasi persiapan lomba inovasi dalam rangka new normal yang diadakan Kemendagri. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengungkapkan bahwa Pemkab Gresik siap mengikuti lomba inovasi dengan tema "Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19" yang diadakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rangka menyongsong new normal.

Lomba sebagai langkah pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini akan melibatkan seluruh pemerintah daerah, baik provinsi, maupun kabupaten/kota.

"Ajang lomba inovasi tersebut dimaksudkan sebagai kesiapan daerah dalam menyambut new normal dengan tatanan kehidupan baru yang produktif dan mengedepankan protokol kesehatan Covid-19," ujar Bupati Sambari didampingi Kabag Humas dan Protokol Reza Pahlevi, Minggu (31/5).

Dikatakan bupati, tahapan-tahapan telah disusun dan yang paling penting saat ini adalah tahapan prakondisi atau conditioning. "Conditioning merupakan langkah antisipasi dan kesiapan menyongsong kehidupan baru atau yang lebih dikenal dengan new normal," jelasnya.

Pemkab Gresik sebagai salah satu kabupaten yang akan ikut andil dalam lomba inovasi tersebut juga tengah bersiap. Aktivitas tetap produktif dan normal dengan mengedepankan protokol-protokol kesehatan yang disusun oleh semua bidang agar aman dari Covid-19.

Ada 7 sektor yang akan diperlombakan. Di antaranya adalah sektor pasar tradisional, pasar modern, restoran, hotel, PTSP yang memberikan pelayanan publik satu pintu, kemudian tempat wisata dan juga transportasi umum. "Ketujuh sektor tersebut membuat simulasi dan protokolnya," jelasnya.

Bupati lebih jauh menyatakan bahwa semua sektor yang diikutkan lomba akan dijadikan sebagai percontohan bagi sektor lainnya di Kabupaten Gresik. Nantinya, 7 sektor tersebut diharuskan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Ia kemudian mencontohkan, persediaan tempat cuci tangan beserta sabun, thermo gun (pengukur suhu badan), hand sanitizer, hingga diisinfektan. "Kemudian baik petugas dan pengunjung harus memakai masker dan menjaga jarak aman," katanya.

Di sektor pasar tradisional, Pemkab Gresik menunjuk Pasar PPS Kecamatan Manyar. Kemudian, Warung Apung Rahmawati sebagai sektor restoran. Serta Gress Mall di sektor pasar moderen, Hotel Aston Inn di sektor perhotelan, dan juga wisata Setigi di sektor tempat wisata. 

"Penerapan protokol kesehatan di sektor-sektor tersebut nantinya dijadikan sebagai percontohan sektor lainnya sebagai upaya dalam penegakan protokol kesehatan (PPK)," terangnya.

Bupati mengungkapkan, nantinya output lomba akan dikemas dalam bentuk video yang menggambarkan protokol kesehatan yang dijalankan. Misalnya, bagaimana semua pegawai, dan orang memakai masker saat berkunjung. Lalu ada tempat cuci tangan, ada hand sanitizer terutama dalam hal memberikan pelayanan. 

"Kami berharap, dari output lomba tersebut bisa jadi model dan betul-betul aplikatif di semua bidang dan dapat ditiru oleh sektor lainnya. Di sisi lain, kami juga ingin memberikan pembelajaran bagi masyarakat kira-kira gambaran kehidupan baru seperti apa di bidang tersebut, karena sekarang ini masyarakat masih meraba-raba," katanya. 

"Kami akan terus menyosialisasikan kepada masyarakat. Kendati demikian, kami juga berharap kerja sama masyarakat dalam menyongsong kehidupan baru atau new normal," pungkasnya. (hud/ian)