Dinas Perdagangan Kediri Terapkan Physical Distancing di Pasar Tradisional Pare

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Kamis, 28 Mei 2020 20:16 WIB

Para pedagang saat menggelar lapaknya. (foto: ist).

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Upaya mencegah serta memutus potensi penyebaran Covid-19, terus dilakukan oleh berbagai lini. Salah satunya, Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri. Demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penjual dan pembeli yang beraktivitas di Pasar Tradisional Pare, Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri melakukan penerapan physical distancing.

Lapak antarpedagang, diberi jarak sekitar 180 cm. Selain itu, juga dilakukan penyediaan ruang jalan 150 cm. Upaya ini, dilakukan untuk menghindari risiko penyebaran Covid-19.

Kepala UPTD Pasar Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tito Budi mengatakan, pedagang sayur di Pasar Tradisional Pare sejumlah 180 orang ini merupakan pedagang lama yang berada di ruas jalan. Kemudian, diatur di kawasan halaman pasar sayur untuk penerapan perenggangan antarpedagang.

“Sesuai physical distancing, memang harus menjaga jarak, baik pedagang maupun pembeli. Meski saat ini jumlah pedagang di kawasan pasar overload, namun Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri terus mencari solusi agar penerapan physical distancing dapat berjalan efektif,” terang Tito, Kamis (28/5/2020).

Selain menerapkan physical distancing, lanjut Tito, bagi para pedagang, para penjual, dan pembeli juga wajib menggunakan masker selama beraktivitas di pasar.

"Pemkab Kediri juga telah menyediakan fasilitas cuci tangan, menyiagakan sejumlah petugas yang akan selalu memonitoring aktivitas pasar, serta mengingatkan warga untuk selalu memakai masker dan menjaga jarak satu sama lain," pungkasnya. (uji/zar)