Dua Maling Motor di Sidoarjo Disergap Patrol Sahur, Polisi Sempat Letuskan Tembakan Peringatan

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Minggu, 10 Mei 2020 17:56 WIB

Dua pelaku diduga curanmor saat diamankan di Mapolsek Candi, sebelum dilimpahkan ke Mapolsek Tanggulangin, Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Rudiono dan Ahmar harus gigit jari. Dua maling motor itu gagal menjalankan aksinya, Minggu (10/5) dini hari. Keduanya terpergok warga Desa Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo yang tengah berkeliling untuk membangunkan sahur.

Pukul 02.00, dua pelaku itu menyisir jalan Desa Kalitengah. Mereka berboncengan mengendarai motor Honda Scoopy warna hitam L 6514 SJ. Tujuannya mencari sasaran.

Sasaran belum ketemu, namun keduanya sudah dirundung masalah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu sekelompok anak muda. Kumpulan pemuda itu berkeliling kampung. Memainkan musik patrol. Untuk membangun warga yang hendak santap sahur.

Tak mau aksinya terbongkar, Rudiono dan Ahmar lantas bergegas bersembunyi. Keduanya berhenti di depan mobil Daihatsu Luxio. Kendaraan milik Abdul Yazid itu terparkir di teras rumah.

Namun, terlambat. Kelompok musik patrol itu melihat dua bandit itu berhenti di depan mobil. Rasa curiga seketika muncul.

Sejurus kemudian, Yazid mendengar ada suara motor berhenti di teras rumahnya. Ketika diintip, tampak dua orang mencurigakan. "Saya langsung keluar. Mereka lantas kabur," papar pria 41 tahun itu.

Warga tak ingin membiarkan pelaku lolos. Kelompok patrol itu lantas berteriak. "Semua teriak maling-maling. Warga lantas mengejar," paparnya.

Aksi kejar-kejaran terjadi. Pelaku kabur melintasi jalan raya Tanggulangin. Sedangkan puluhan warga menguntit di belakang keduanya.

Di tengah perjalanan, warga berpapasan dengan salah satu anggota Polresta Sidoarjo. Setelah mendapatkan penjelasan, polisi pun ikut mengejar. Memburu Rudiono dan Ahmar.

Awalnya, dua pelaku itu tak terkejar. Jaraknya terlampau jauh. Namun, di Jalan Jenggolo, warga mendapatkan bantuan. Dari arah depan, bandit dicegat sejumlah anak muda.

Tak mau menyerah, Ahmad dan Rudiono terus mencari celah melarikan diri. Namun, dari arah belakang terdengar letusan senjata api. Tiga kali petugas memberikan tembakan peringatan. Penjahat yang semula nekat, seketika nyalinya menciut.

Dua pelaku itu lantas digelandang ke Polsek Candi. Untuk diminta keterangan. Selanjutnya, mereka diserahkan ke Polsek Tanggulangin. Keduanya mendekam di balik jeruji besi.

Kapolsek Tanggulangin AKP Hankie Fuariputra menjelaskan pelaku belum sempat menjalankan aksinya. Saat di Jalan Kalitengah, warga melihat gerak-gerik keduanya mencurigakan. "Diteriaki maling. Lantas dikejar," ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan, dua pelaku itu berasal dari luar kota Sidoarjo. Rudiono (31) merupakan warga Desa Sambilawang, Mojokerto. Sedangkan Ahmar (42) warga Asemrowo, Surabaya.

Hankie mengatakan, petugas berhasil mengamankan barang bukti. Yaitu sebuah kunci letter T. Besar kemungkinan, keduanya kerap mencuri motor. "Kami masih mendalami keterangan pelaku," pungkasnya. (cat/rev)