Beraksi Jelang Buka Puasa, Maling di Sidoarjo Gondol Uang dan Hp

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Rabu, 06 Mei 2020 18:47 WIB

Rumah les piano di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Sidoarjo Kota, yang diobok-obok maling.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Menjelang berbuka puasa, musibah menimpa Linda Irawati. Maling mengobok-obok rumahnya di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Sidoarjo Kota. Sejumlah barang berharga pun amblas.

Saat ditemui, Rabu (6/5), Linda menceritakan awal mula rumahnya dimasuki maling. Peristiwanya terjadi pukul 17.30, menjelang berbuka puasa. Saat itu jalan Teuku Umar lengang. Warga memilih menunggu adzan magrib di rumah. "Sebelum buka jarang ada kendaraan yang melintas. Jalan sepi," paparnya.

Kala itu, Linda tengah sibuk di dalam ruangan les. Tempat mengajar itu berada di depan garasi. Dia mengajar murid-muridnya lewat pembelajaran virtual. Lantaran wabah Corona, warga diminta menghindari kerumunan. "Les tetap berjalan namun virtual," jelasnya.

Di kamar, ibunya tengah beristirahat. Sedangkan anaknya, Anthony Kurniawan Tjandra sedang mandi. Ruang tengah sepi.

Di bagian depan, pintu rolling door dibiarkan tetap terbuka. Namun, hanya selebar satu lengan. Linda menjelaskan, biasanya pintu dibuka lebar. "Karena tidak ada siswa yang masuk, dibuka tidak lebar," jelasnya.

Kondisi rumah Linda yang lengang itu dimanfaatkan pelaku. Maling berjalan pelan masuk ke ruang tengah. Mencari barang yang bisa digondol. Nah, sampai di dekat lemari es, tas milik Anthony tergeletak. Tas warna coklat itu pun digasak.

Selepas mandi, bocah 16 tahun itu hendak mengambil tas. Sontak, dia kaget. Tas sudah tidak ada di dekat lemari es.

Linda dan anaknya belum berpikir tas tersebut hilang dicuri maling. Seluruh bagian rumah dipelototi. Mulai dari kamar, ruangan les, hingga ruang tengah. Hasilnya nihil.

Baru setelah itu, Linda mulai curiga. Tas anaknya digondol maling. Dia berupaya bertanya ke tetangga sebelah rumah. Sayangnya, tidak ada petunjuk. "Tidak ada yang melihat maling masuk rumah," paparnya.

Sejurus kemudian, Linda bergegas melaporkan kejadian itu ke Polresta Sidoarjo. Sejumlah barang berharga raib. "Di dalam tas ada HP, uang Rp 500 ribu, dan kacamata," ucapnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha Hardi menuturkan pihaknya sudah menelaah laporan kehilangan tersebut. Saat ini, petugas tengah turun melakukan penyelidikan. "Secepatnya kami tangkap," jelasnya. (cat/rev)