Awasi Harga Sembako, Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto Sidak Pasar

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rochmad Aris
Selasa, 05 Mei 2020 11:18 WIB

Anggota Komisi II DPRD Mojokerto sedang memberikan pengarahan kepada paguyuban pedagang dan UPT Pasar, agar ikut menekan harga sembako, saat sidak, Selasa (5/5).

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto melakukan pengawasan dan pemantauan ketersediaan bahan pokok di tengah situasi pandemi Covid-19. Seperti yang dilakukan pada Selasa (5/5) pagi, Komisi II sidak ke pasar, salah satunya di Pasar Raya Mojosari.

Sekretaris DPRD Kabupaten Mojokerto Mardiasih, S.H., M.M. mengatakan, selain memantau stok, tujuan sidak dewan kali ini juga untuk memantau harga-harga sembako menjelang lebaran.

"Dalam sidak tersebut, diketahui harga komoditas pangan di wilayah ini relatif stabil. Di samping itu, Komisi II juga memberikan arahan kepada paguyuban dan UPT Pasar, agar secara proaktif ikut menekan harga harga sembako," katanya.

"Komisi II dan pemerintah daerah terus memantau dan memastikan, supaya harga-harga bahan pokok atau sembako di semua pasar di wilayah Kabupaten Mojokerto tetap stabil. Sebab, beberapa waktu lalu sempat adanya kenaikan harga di beberapa komoditas sembako yang cukup tinggi, terutama gula pasir, hingga mencapai Rp 19 ribu sampai Rp 20 ribu di pasar. Alhamdulillah, dengan adanya pemantauan dari Komisi II serta seringnya adanya operasi pasar sembako, harga sembako di lapangan sudah cukup stabil," jelas Mardiasih, Selasa (5/5/20).

Terpisah, Bupati Mojokerto H. Pungkasiadi menyampaikan, pemerintah daerah tetap melakukan langkah-langkah yang dapat mengontrol maupun menekan harga harga sembako di pasar. Untuk itu, bupati meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir akan kenaikan harga bahan pokok jelang Hari Raya Idul Fitri. Ia menjamin stok bahan pokok cukup, sehingga tidak akan mempengaruhi kestabilan harga jelang Lebaran.

"Di samping terus menstabilkan harga sembako, saat ini pemerintah daerah sedang bekerja maksimal dalam menanggulangi virus Covid-19," ungkap Abah Pung, sapaan akrabnya. (ris/rev)