Tekan Melambungnya Harga Sembako, Disperindag Kabupaten Mojokerto Rutin Gelar Operasi Pasar

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Rochmad Aris
Senin, 04 Mei 2020 14:31 WIB

Tampak dengan tetap menerapkan protap kesehatan pencegahan corona, masyarakat antusias antre membeli gula pasir di operasi pasar yang diadakan DIsperindag Kabupaten Mojokerto.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Melambungnya harga sembako di pasaran, membuat Disperindag Kabupaten Mojokerto melakukan langkah proaktif dalam upaya menstabilkan harga. Salah satunya, dengan melakukan operasi pasar di pasar-pasar wilayah Kabupaten Mojokerto.

Drs. Trio Froni Y.D., M.Si., Kabid Usaha Perdagangan Disperindag Kabupaten Mojokerto mengatakan, operasi pasar ini bekerja sama dengan satuan kerja terkait, bertujuan menekan harga sembako agar turun.

"Disperindag bersama satuan kerja terkait, rutin menggelar operasi pasar dalam rangka menekan maupun mengendalikan harga gula pasir dan sembako lainnya, agar masyarakat dapat menjangkaunya di pasaran. Misalkan, harga gula pasir kini sudah mulai turun di harga Rp 16.250. Kami terus memantau dan memastikan, agar harga menjadi stabil lagi di tengah pandemi Covid-19," jelas Froni, sapaan akrabnya, Senin (4/5/2020).

Disperindag juga memberikan arahan kepada para pedagang gula pasir besar, agar ikut membantu pemerintah dalam mengontrol harga gula pasir di pasaran.

"Operasi pasar ini dilakukan selama empat hari, meliputi Pasar Kedung Maling, Pasar Jetis, Pasar Mojosari, dan Pasar Pugeran," tuturnya.

Dalam operasi pasar, Disperindag telah menyiapkan 10 ton (gula dan minyak goreng), dan lebih dari 10 ton beras. Dalam operasi pasar tersebut, warga dibatasi hanya boleh membeli satu paket seharga Rp 60.000 yang berisi beras medium 5 kg senilai Rp 40.500, dan 1 kg minyak goreng beserta 1 kg gula pasir dengan harga Rp 24.500.

Fatun (57), salah satu pembeli mengatakan operasi pasar ini sangat membantu dirinya dalam memenuhi kebutuhan sembako sehari-hari, lantaran harganya di bawah pasaran.

"Alhamdulillah ada operasi pasar. Kebetulan, saya membeli 1 paket minyak goreng beserta gula pasir, dan 5 kg beras. Selisihnya lumayan dari harga pasar. Murah di operasi pasar ini, sering-sering ya ada operasi pasar," harapnya. (ris/zar)