Maling Wifi di Buduran Ditangkap, Pelaku Sempat Pukuli Penjaga Kafe

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Senin, 27 April 2020 18:23 WIB

Selamet Wahyudi diamankan di Mapolsek Buduran.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Menjelang sahur, Selamet Wahyudi keluar rumah. Bukan hendak membeli santap sahur, namun warga Desa Sidorejo, Krian itu berkeliling mencari mangsa. Sasaranya bangunan yang sepi.

Pukul 02.00, ia berhenti di depan salah satu kafe. Lokasinya di Jalan Raya Pagerwojo, Buduran. Setelah mengamati kondisi, Selamet memarkir motornya. Ia lantas menyiapkan sejumlah alat untuk membobol kafe.

Gembok kafe dijebol. Sejurus kemudian Selamet masuk. Setiap jengkal tempat nongkrong itu dipelototi.

Awalnya, ia hendak menguras uang yang tersimpan di kasir. Namun apa daya, ketika dicek, tidak ada uang yang tertinggal di dalam mesin. Sasaran pun beralih. Alat wifi yang diincar.

Untuk mencopot wifi yang menempel di tembok, dia menyusun kursi dan meja. Piranti jaringan internet itu pun digondol. Sayangnya, gerak-geriknya terlihat Nardi, penjaga kafe.

Perlahan, Nardi mendekat. Dia berupaya menggagalkan aksi pencurian tersebut. Selamet ditegur saat turun.

Bukannya lari, Selamet justru balik menantang. Adu pukul terjadi. Nardi dihajar. Kepalanya berdarah. Pria 35 tahun itu jatuh pingsan. Pelaku ambil langkah seribu. Wifi, peralatan dapur, dan dompet Nardi digasak.

Setelah siuman, Nardi bergegas membersihkan diri. Ia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Buduran. Petugas turun memeriksa TKP. Menyisir keberadaan Selamet.

Petugas tak membutuhkan waktu lama. Pukul 12.00, Selamet tak bisa menyelamatkan diri. Dia dibekuk ketika cangkruk di GOR Delta.

Kapolsek Buduran Kompol Sujut mengatakan pelaku tak bisa berkelit. Ketika digeledah, petugas menemukan barang bukti. Yaitu wifi, dompet milik Nardi, serta peralatan dapur milik kafe. "Selamet kami tahan," terangnya. (cat/rev)