Tenangkan Psikologis Warga, Ning Lia Blusukan Kampung Semprot Disinfektan

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M. Didi Rosadi
Kamis, 26 Maret 2020 23:30 WIB

Lia Istifhama memimpin langsung penyemprotan disinfektan dari kampung ke kampung atas permintaan masyarakat. foto: ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wabah Covid-19 menjadi momok bagi masyarakat Surabaya. Pasalnya, dari hari ke hari korban terus bertambah. Bahkan positif Covid-19 dan pasien yang tewas terbanyak berasal dari Kota Surabaya.

Karena itu, untuk menguatkan mental warga Surabaya serta memberi ketenangan psikologis, perlu dilakukan langkah-langkah konkret seperti penyemprotan disinfektan. Karena alasan itu, Ketua Perempuan Tani HKTI Jatim, Lia Istifhama blusukan kampung untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

"Alhamdulillah sudah jalan semingguan kalau penyemprotan disinfektan. Kalau ditotal, yah sudah puluhan RW. Semuanya atas permintaan warga langsung," ujar keponakan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa itu, Kamis (26/3).

Perempuan yang akrab disapa Ning Lia ini menambahkan, pihaknya bersama relawan Sikat Corona (Sicona) juga melakukan pembagian masker dan hand sanitizer atau cairan pembersih tangan. Pembagian itu dilakukan di kampung-kampung maupun pasar.

"Kalau pembagian masker, sudah hampir dua minggu. Ini kan komitmen teman-teman. Kami sadar, dengan pilkada ditunda, maka saatnya semua bersatu demi kesehatan bersama. Sehat kalian, sehat kami juga," imbuh kandidat Calon Wakil Wali Kota Surabaya ini.

Lia mengakui relawan Sicona sebagian besar adalah relawan pemenangan dirinya dalam Pilwali Surabaya 2020. Namun, saat ini energi relawan disalurkan untuk sosialisasi dan tindakan nyata penanganan Covid-19 di Surabaya.

"Saat ini bukan waktunya bicara Pilwali Surabaya. Saat ini waktu bergotong-royong melakukan aksi nyata untuk membebaskan Surabaya dari status zona merah menjadi zona aman dari Corona. Ini butuh kerja keras dan kerjasama semua pihak," pungkas Lia. (mdr/ian)