Diduga Pasangan Lesbi, Dua Wanita ini Kompak jadi Pengguna dan Pengedar Sabu

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Kamis, 26 Maret 2020 16:09 WIB

PS (28) dan DW (28), warga Kelurahan Kamulan, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar yang ditangkap karena mengedarkan sabu.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dua wanita diamankan Satreskoba Polres Blitar Kota. Mereka kedapatan menjadi pemakai sekaligus pengedar narkotika jenis sabu. Mereka adalah PS (28) dan DW (28) warga Kelurahan Kamulan, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Keduanya diduga merupakan pasangan sejenis alias pasangan lesbian.

Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, keduanya diamankan saat hendak mengantar sabu ke pembeli di sebuah tempat di Kecamatan Kanigoro. Belum sampai melakukan transaksi, keduanya keburu dibekuk petugas.

Dari keduanya, petugas mengamankan barang bukti satu gram sabu yang dimasukkan ke dalam plastik klip, lalu disembunyikan di dalam kotak kardus minyak angin.

"Dua tersangka adalah perempuan, di mana keduanya adalah teman yang cukup dekat dan cukup intim," kata AKBP Leonard M Sinambela, Kamis (26/3/2020).

Dari penangkapan kedua tersangka, petugas terus melakukan pengembangan hingga berhasil meringkus bandar yang menyuplai barang kepada dua pelaku wanita.

Dia adalah MZ (22) warga Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

"Dua kasus yang berhasil diungkap merupakan sebuah rangkaian. Jadi setelah dua pengedar wanita ini diamankan, kemudian terus dikembangkan. Hasilnya, pengedar di atasnya juga berhasil dibekuk," terangnya.

Untuk diketahui, dalam sepekan terakhir, Satreskoba Polres Blitar Kota berhasil mengungkap dua kasus peredaran narkotika jenis sabu dan empat kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin. Dari enam ungkap kasus ini, polisi mengamankan tujuh orang tersangka. Sementara barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya 3,05 gram sabu dan 177 butir pil dobel L. (ina/rev)