Bangun Masjid Terapung di Pacitan, Kiai Fuad Pesan Hanya untuk Ibadah Mahdhoh

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Senin, 02 Maret 2020 20:56 WIB

Ketua PCNU Pacitan, KH Mahmud.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Hari sangat bersejarah ditorehkan kiai kharismatik di Pacitan, KH Fuad Dimyati. Pasalnya, gagasannya membangun masjid terapung di kawasan Pantai Pancer Door sudah mulai dilaksanakan hari ini (2/3).

Menurut Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pacitan, KH Mahmud yang saat itu hadir setelah acara pemasangan drum masjid terapung, masjid tersebut bakal menjadi lokasi yang sangat disakralkan. Sebab pesan dari KH Fuad Dimyati, bahwa masjid terapung itu hanya untuk kegiatan ibadah mahdhoh. Yaitu salat, zikir, dan wiridan agar mendapatkan keselamatan dan kedamaian, utamanya masyarakat di Pacitan. 

"Nggak boleh untuk kegiatan di luar itu. Bahkan mancing sekalipun tidak diperbolehkan, apalagi untuk berbuat mesum. Hati-hati, akan ada murka dari yang di atas," kata Mahmud, mengutip pesan KH Fuad Dimyati.

Saat ini, lanjut dia, sudah mulai dilaksanakan pemasangan drum-drum terapung dan pemasangan tali pancang. Diharapkan proses pembangunan berjalan lancar sesuai yang diharapkan. Selain melakukan proses pembangunan fisik konstruksinya, juga diadakan khatmil Quran dan dibarengi doa-doa untuk lebih memperlancar pembangunannya. 

"Karena itulah, masjid tersebut memang sangat sakral. Sebab pembangunannya dibarengi dengan dzikir dan wirid," pungkas Mahmud yang juga menjabat sebagai Asisten Administrasi Perekonomian dan Kesra, Sekkab Pacitan ini. (yun/ian)