7 Kali Rumahnya Jadi Sasaran Curat, Warga Perum Sidokare Baru Lapor Polisi

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Kamis, 20 Februari 2020 23:09 WIB

Rumah korban yang disatroni pencuri hingga 7 kali.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kesal rumahnya jadi langganan curat, Mustain warga Perum Sidokare Asri melaporkannya ke polisi. Tidak tanggung-tanggung, mulai akhir tahun 2019 sampai Februari 2020, pelaku menyatroni rumah tersebut sebanyak 7 kali.

Mustain mengatakan, pencurian ke-7 kali hingga akhirnya dilaporkan ke polisi itu, terjadi pada Senin (17/2). Aksi pelaku tersebut sempat terekam CCTV. "Yang terakhir itu terjadi Senin kemarin," katanya, Kamis (20/2/20).

Hasil rekaman CCTV, lanjut Mustain, pelaku beraksi sekitar pukul 10.30 WIB. Gerak-gerik pelaku yang mengenakan masker dan topi itu, sangat santai. Pelaku keluar dari semak-semak belakang rumah, sementara masuk dengan cara menjebol tembok dapur. "Ukuran lubangnya cukup untuk satu badan," terang Mustain.

Mustain sempat dibuat heran dengan aksi pelaku ini. Pelaku seakan-akan memahami kondisi rumah yang kondisinya dalam keadaan sepi ditinggal kerja. Pelaku juga mampu membuka pintu besi yang menyekat antara dapur dan ruang tengah.

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, kemudian pelaku mengambil barang-barang seperti perhiasan, uang, dan handphone. "Ada dua handphone. Tapi handphone yang bagus diambil," katanya.

Mustain menambahkan, rumah yang posisinya berada di pojok itu disatroni sebanyak tiga kali pada akhir tahun 2019, dan tiga kali di awal tahun 2020. Namun, pada kejadian yang kelima, sempat dipergoki oleh Eliana Hidayati, namun berhasil kabur. "Hampir setiap minggu kami kemalingan," paparnya.

Setelah terjadi pencurian yang kelima itu, berbagai cara dilakukan oleh Mustain dan Eliana. Mulai meninggikan pagar, memasang kamera CCTV, dan mengganti semua kunci. "Tapi tetap saja terjadi. Malah tembok yang dirusak," herannya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Ali Purnomo menyatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari korban. "Iya masih kami selidiki kasus itu," pungkas Kompol Ali Purnomo. (cat/rev)