Golkar Usulkan 5 Nama Bacabup dan Bacawabup Trenggalek, Salah Satunya Moh Nur Arifin

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
Jumat, 07 Februari 2020 21:29 WIB

Penyampaian lima nama bakal cabup-cawabup di Kantor DPD Partai Golkar Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Wakil Ketua DPD Partai Golkar Trenggalek Drs. Samsuri mengungkapkan hasil rapat pleno yang digelar dalam tiga hari ke belakang ini. Yakni, DPD Partai Golkar telah menetapkan lima nama bakal calon bupati dan wakil bupati Trenggalek dalam Pilkada 2020 ini.

"Ada lima bakal calon bupati dan wakil bupati yang diusulkan oleh DPD untuk disetorkan ke tingkat DPP. Mereka adalah Moh. Nur Arifin, Panca Rahmadi, Muhadi, M. Ihzudin Zaki dan Hj. Miklasiati. Itulah lima nama yang dihasilkan oleh tim penjaringan DPD Partai Golkar Trenggalek," kata Samsuri usai menggelar rapat pleno penetapan hasil penjaringan calon bupati dan wakil bupati di kantor DPD Partai Golkar, Jalan Brigjen Soetran Trenggalek, Jumat (7/2).

Ia kemudian menerangkan jati diri dari kelima nama tersebut, Moh. Nur Arifin saat ini menjabat sebagai Bupati Trenggalek, Panca Rahmadi berlatar belakang pengusaha, Muhadi dikenal sebagai tokoh masyarakat dan pengusaha, serta yang terakhir Hj. Miklasiati kader dari Partai Golkar Trenggalek.

Menurut Samsuri, kelima nama yang disebut itu sebelumnya dilakukan pendekatan secara persuasif dan pendekatan secara langsung pada yang bersangkutan.

Selain itu, mereka juga diundang oleh DPD Partai Golkar untuk membuat surat pernyataan kesanggupan menjadi bakal calon bupati maupun wakil bupati secara tertulis.

Namun khusus Moh. Nur Arifin yang merupakan salah satu nama dari kelima nama tersebut, ketika diundang dalam kondisi sakit dan sedang menjalani proses pengobatan di Surabaya.

"Karena beliaunya sakit, jadi kami yang pada akhirnya meluncur ke Surabaya untuk menemui dan meminta kesanggupan secara tertulis pada Moh. Nur Arifin. Dan Alhamdulillah beliau bersedia diusulkan menjadi bakal calon bupati Trenggalek," terangnya.

Dari kelima nama tersebut, dua orang disebut siap menjadi bupati, sementara tiga orang di antaranya siap dicalonkan sebagai wakil bupati. Kendati demikian usulan ini semuanya tergantung pada putusan DPP Partai Golkar.

"Jadi, nanti ketika DPP sudah mengamanahkan pada DPD, ya kami akan langsung bekerja membentuk tim pemenangan," terangnya.

Ia juga menjelaskan proses penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati ini telah dilakukan oleh tim penjaringan Partai Golkar Trenggalek selama beberapa bulan sebelumnya. Meski demikian, untuk proses finalnya dilakukan dalam tiga hari belakangan ini dan hari ini diumumkan ke publik. (man/ian)