​Delapan Klub Papan Atas Perebutkan Piala Gubernur Jatim

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
Kamis, 06 Februari 2020 23:51 WIB

Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono (dua dari kiri) dan Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh (dua dari kanan) saat menggelar konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebanyak delapan klub papan atas memperebutkan Piala Gubernur Jawa Timur dalam turnamen Piala Gubernur Jatim 2020. Tujuh klub berasal dari klub anggota Liga 1 Liga Indonesia dan satu klub liga Malaysia.

Delapan klub yang akan berlaga itu terbagi dalam 2 grup yakni Grup Bangkalan, Madura dan Grup Kanjuruhan, Malang. Klub-klub yang akan bertanding di Bangkalan adalah Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Madura United, dan Bhayangkara FC.

Sedangkan di grup Kanjuruhan Malang ada Arema FC, Persija Jakarta, Persela Lamongan, dan satu-satunya klub dari Malaysia yang menjadi peserta, Sabah FC.

"Ini turnamen bergengsi level nasional karena diikuti oleh delapan klub papan atas, termasuk Persija Jakarta dan Sabah FC," kata Ketua Asosisasi Provinsi (Asprov) PSSI Jatim, Ahmad Riyadh dalam konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Kamis (6/2).

Riyadh menjamin delapan klub di turnamen Piala Gubernur Jatim ini akan menampilkan permainan yang menarik. Sebab, pemain yang dibawa adalah pemain inti, bukan pemain lapis kedua. Bahkan sejumlah pemain yang baru dikontrak akan dimainkan dalam turnamen ini.

Turnamen yang menyediakan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 300 juta bagi juara pertama dan Rp 200 juta untuk runner up ini merupakan ajang bagi klub untuk melihat sejauh mana persiapan tim jelang kompetisi Liga 1 2020.

“Jadi saya kira ini satu keuntungan tersendiri, terutama untuk klub Jatim yang bisa mencoba pemain-pemainnya dalam turnamen ini. Karena itu mereka akan bawa pemain yang akan diproyeksikan untuk kompetisi Liga 1," ujar Riyadh.

Sementara itu, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono mengatakan turnamen ini digelar bentuk kepedulian Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa terhadap dunia olahraga di Jatim, khususnya sepakbola.

Karena itu, turnamen yang sempat vakum sejak 2014 ini diadakan lagi. Apalagi tahun ini tidak ada turnamen pra musim Piala Presiden sehingga ada slot untuk menggelar turnamen pra liga.

Heru juga mengatakan sebelum turnamen berlangsung akan dilakukan pakta integritas antar suporter pada tanggal 9 Februari 2020 yang akan dimediasi oleh Polda Jatim. Hal ini dilakukan untuk menghindari gesekan antar suporter terutama antara Bonek dan Aremania.

"Pesan Ibu Gubernur, turnamen ini berlangsung secara fair play. Baik di dalam maupun di luar lapangan. Karena itu para suporter diimbau menjunjung tinggi sportivitas dalam mendukung klub kebanggaannya," pungkas ASN nomor satu di Jatim itu. (mdr/ian)