Libur Tahun Baru, Wali Kota Risma Cek Rumah Pompa di Kawasan Timur Surabaya

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Rabu, 01 Januari 2020 21:43 WIB

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat meninjau rumah pompa dan saluran air yang berada di wilayah Timur Surabaya, Rabu (1/1/2020). foto: ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Libur tahun baru tak menyusutkan niat Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini untuk meninjau rumah pompa dan saluran air yang berada di wilayah Timur Surabaya, Rabu (1/1/2020). Hal ini dilakukan untuk memastikan rumah pompa dan saluran air itu mampu menampung air ketika hujan deras turun.

Lokasi pertama yang dikunjungi Wali Kota Risma adalah rumah pompa yang berada di kawasan wisata Mangrove Wonorejo. Dalam tinjauannya itu, ia ingin memastikan kekuatan tarikan pompa air. Sebab sebelumnya, rumah pompa tersebut telah ditambahkan dua pompa air dan genset untuk menambah kapasitas tarikan debit air di kawasan Surabaya Timur.

"Saya ingin nge-tes kekuatan saluran air ini setelah ditambah pompa dan genset baru, harapannya nanti nariknya lebih kenceng," kata dia.

Menurutnya, rumah pompa tersebut berdiri di kawasan lindung. Sehingga kawasan itu tidak bisa dialiri listrik untuk operasional rumah pompa. Makanya, kemudian pihaknya menambahkan genset untuk operasional rumah pompa tersebut.

"Harapannya nanti air di saluran warga dan di jalanan lebih cepat tersalurkan ke laut. Targetnya, air yang menggenang itu nanti dalam waktu tiga jam sudah habis," ujarnya.

Sementara itu, lokasi kedua yang di kunjungi Wali Kota Risma adalah sungai di kawasan Gunung Anyar. Di lokasi tersebut, ia meminta kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Erna Purnawati, agar melakukan pengerukan sungai untuk menambah kapasitas penampungan air.

Erna Purnawati membenarkan, bahwa Wali Kota Risma menginstruksikan supaya pinggiran sungai itu dikeruk dan dibentuk terasiring. Tujuannya, agar mampu menampung air lebih banyak lagi.

"Ibu wali kota menginstruksikan untuk mengeruk sedikit pinggiran sungai, dan dibetuk lebih terasiring. Tujuannya agar air bisa ditambung lebih banyak," kata Erna. (ian/rev)