Jelang Nataru, Polres Probolinggo Waspadai Peredaran Upal

Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Sugianto
Jumat, 20 Desember 2019 10:58 WIB

Ny. Mince, salah seorang pemilik warung nasi lalapan di areal museum menunjukkan uang palsu yang didapatnya.

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Menjelang hari Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Probolinggo Kota mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap peredaran uang palsu (upal). 

"Antisipasi upal ini menjadi salah satu target Operasi Lilin," tandas Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Nanang Fendi kepada wartawan, Jumat (20/12). 

Guna mengantisipasi maraknya peredaran upal tersebut, masyarakat diminta lebih berhati-hati. "Diterawang atau diraba dulu untuk memastikan uang itu palsu atau tidak," kata AKP Nanang Fendi. 

Sementara itu, Ny. Mince, salah seorang pemilik warung nasi lalapan di areal museum menjadi salah satu korban peredaran uang palsu. Dia mendapatkannya dari seorang pembeli yang tidak diketahui indentitasnya. Upal itu pecahan uang kertas Rp 50.000. 

"Saya dapatnya dari seorang pembeli," akuinya sambil menunjukkan pecahan uang kertas itu.
Diketahuinya uang itu palsu, saat dia hendak kulakan beras di salah satu toko. "Saya tidak tahu kalau pecahan uang kertas itu palsu," pungkasnya. (prb1/ns)