Perampok yang Tewas Dimassa di Gresik Diketahui Warga Deket Lamongan

Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Rabu, 27 November 2019 13:53 WIB

Petugas menunjukkan gobang dan linggis yang digunakan pelaku melukai korban. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Polsek Duduksampeyan dan Polres Gresik akhirnya mengidentifikasi pelaku perampokan di rumah Musirofa (40), dan ibunya Ngatiyah (60), warga Desa Sumengko Kecamatan Duduksampeyan, yang terjadi Selasa (26/11) malam sekira pukul 23.30 WIB.

Pelaku perampokan yang tewas dimassa diketahui bernama Sukitno (39), warga Desa Glagu, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan. Kapolsek Duduksampeyan AKP I Made Jatinegara membenarkan, pelaku sudah meninggal dunia saat dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik.

"Saat kami larikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik, nyawa pelaku tidak tertolong," ujarnya kepada wartawan, Rabu (27/11).

Menurut dia, berdasarkan keterangan para saksi, sebelum merampok, pelaku pura-pura bertamu ke rumah korban dengan mengaku sebagai temannya Soleh, suami korban Musirofa.

Padahal, pelaku sudah mengetahui kalau Soleh tidak berada di rumah. Begitu dipersilakan masuk, pelaku lalu melakukan penyekapan terhadap kedua korban. Saat disekap di dalam kamar, kedua korban sempat dipukul di bagian kepala oleh pelaku dengan menggunakan sajam sejenis gobang dan linggis.

Korban yang merasa kesakitan lalu berteriak minta tolong. Suara teriakan itu lantas terdengar oleh Ebit (16) dan Tosin (54), tetangga samping rumah korban.

Mengetahui hal itu, kedua tetangga korban lalu memberitahu warga sekitar dan langsung mendobrak pintu samping. "Warga lalu menghakimi pelaku di teras depan rumah korban," pungkas dia. (hud/ns)