Bacok 2 Korban, Perampok Sadis di Gresik Tewas Dihakimi Massa

Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Rabu, 27 November 2019 10:10 WIB

Kapolres Gresik saat mendatangi rumah korban. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Aksi perampokan sadis yang disertai kekerasan menggemparkan warga Desa Sumengko Kecamatan Duduksampeyan, Selasa (26/11), sekitar pukul 23.30 WIB.

Dua warga Sumengko, yakni Musirofu (40), dan ibunya Ngatiyah (60), menjadi korban perampokan. Saat beraksi, pelaku yang kepergok kedua korban langsung menyerang menggunakan senjata tajam golok. Akibatnya, korban terluka parah di bagian kepala.

Kedua korban yang kesakitan kemudian berteriak minta tolong. Warga sekitar yang terbangun langsung beramai-ramai menuju rumah korban. Mereka langsung menangkap pelaku. Usai tertangkap, warga yang beringas langsung beramai-ramai menghakimi pelaku.

Warga yang makin beringas kemudian menelanjangi pelaku yang sudah terluka parah. Beruntung, petugas Polsek Duduksampeyan dan Polres Gresik tiba di tempat kejadian perakara (TKP). Kedua korban kemudian dibawa ke Puskesmas Duduksampeyan dengan kondisi luka cukup parah. Kemudian keuda pelaku dilarikan ke RSUD Ibnu Sina, namun akhirnya meninggal.

Kepala Desa (Kades) Sumengko, Mashabi membenarkan aksi perampokan yang menimpa kedua warganya tersebut.

"Ya, dua warga saya jadi korban dan saat ini dirawat di RSUD Ibnu Sina," katanya saat dihubungi BANGSAONLINE.com, Rabu (27/11) pagi.

Dia juga membenarkan, pelaku sempat dimassa warga kemudian dalam perawatan di rumah sakit sebelum kemudian meninggal. "Pelaku saat dihakimi massa hidup, kemudian meninggal saat dibawa ke rumah sakit," ungkap dia.

Sementara Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo menyatakan, kasus tersebut bukan perampokan, melainkan penyekapan. Dia mengaku masih menyelidiki motifnya dan mengidentifikasi identitas para korban dan pelaku.

"Bukan perampokan, tapi penyekapan. Anggota masih lidik," ujar dia. (hud/ns)