Polresta Sidoarjo Terus Kembangkan Kasus Curanmor yang Pelakunya Meninggal Dunia Akibat Amuk Massa

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Selasa, 26 November 2019 13:04 WIB

Barang bukti motor milik korban diamankan polisi.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Upaya pencurian sepeda motor dengan korban Ahmad Zainul Fanani, warga Dusun Podo Katon, Kedung Cangkring, Jabon, Sidoarjo, pada Senin (25/11/2019) kemarin yang dilakukan 4 orang tersangka, berhasil digagalkan korban.

Saat itu, pelaku bersama ketiga kawannya memasuki rumah korban sekitar pukul 05.30 WIB. Namun, korban berhasil memergoki upaya pencurian yang dilakukan para tersangka.

Kemudian, korban dibantu warga meneriaki dan mengejar tersangka yang kabur bersama motor milik korban. Hingga salah satu pelaku berhasil ditangkap warga Wonokoyo, Beji, Pasuruan dan mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya akibat amukan massa yang tak bisa bendung. Sedangkan, ketiga tersangka lainnya berhasil kabur dari massa.

Saat kejadian tersebut, dengan cepat polisi wilayah hukum Polres Pasuruan mendatangi lokasi. Dan mengamankan pelaku yang belum diketahui identitasnya serta berupaya menenangkan massa.

Untuk kemudian, tersangka LH dibawa ke Mapolsek Jabon Polresta Sidoarjo karena TKP pencurian di wilayah hukum Polsek Jabon. Lantaran, tersangka mengalami luka yang cukup parah dan tidak sadarkan diri, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Porong, lalu dirujuk ke RSUD Sidoarjo untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, pada saat dalam perawatan di RSUD Sidoarjo, nyawa tersangka tidak tertolong, dan akhirnya meninggal pada Senin (25/11/2019) sore.

“Inafis Polresta Sidoarjo berhasil identifikasi pelaku yang meninggal dunia akibat amuk massa atas nama LH, 17 tahun, warga Pasrepan Pasuruan. "Saat ini keluarganya sedang dihubungi serta dalam proses autopsi. Polresta Sidoarjo juga terus mengembangkan kasus ini. Termasuk melakukan pengejaran terhadap ketiga tersangka yang kabur," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho. (cat/rev)