Antisipasi Penyakit Diabetes, FKM Unej Kampanyekan Giat Olahraga Lewat Fun Colour Run

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
Minggu, 17 November 2019 19:16 WIB

Fun Colour Run Unej Jember.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Organisasi mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (Ormawa FKM) Universitas Jember (Unej) melakukan kampanye lewat giat olahraga sebagai langkah antisipasi bahaya penyakit diabetes.

Bentuk olahraga tersebut dikemas dengan gaya kekinian dalam berupa Fun Colour Run dan olahraga Zumba, yang digelar di depan Kantor Pemkab Jember, Minggu (17/11/2019). Selain dalam bentuk kegiatan olahraga, juga digelar kegiatan cek kesehatan gratis, dan donor darah bagi masyarakat.

"Kegiatan ini dilakukan oleh kami gabungan ormawa FKM, bersama GenBI Jember, JMKI, juga mendukung kegiatan pemerintah yakni Bulan Kesehatan Jember (BKJ)," kata Koordinator acara Rhoudatul Jannah saat dikonfirmasi wartawan.

Kebetulan pada hari yang sama adalah peringatan Hari Diabetes Internasional, sehingga dalam giat tersebut juga disosialisasikan upaya untuk mengantisipasi penyakit tersebut. "Dengan menjaga pola makan, dan pola hidup sehat, kita bisa mengantisipasi dari bahaya penyakit diabetes. Karena penyakit ini sering sekali menyerang masyarakat tanpa disadari. Dulunya mungkin hanya umur di atas 40 tahun yang diserang, kini remaja bahkan mungkin anak-anak bisa mengidap penyakit tersebut," jelasnya.

Menurutnya, penyakit diabetes bisa menyebabkan penyakit lain, dan menjadi komplikasi terhadap organ-organ lainnya. Mahasiswa FKM yang mendekati semester akhir ini menjelaskan, terjadinya penyakit jantung dan stroke, awalnya dari diabetes ini.

"Sehingga kami harapkan masyarakat sadar akan bahayanya, dan melalui kegiatan kami, sosialisasi ini bisa memberikan edukasi positif dan mencegah serta mengantisipasi dari penyakit diabetes," ungkapnya.

"Rajin olahraga dan atur pola makan sehat, itu penting, dan bisa dilakukan dengan berbagai cara yang menyenangkan," imbuhnya.

Perlu diketahui sebelum kegiatan hari ini, juga sebelumnya dilakukan kegiatan diversifikasi pangan di 16 desa di Kabupaten Jember bersama JMKI (Jaringan Mahasiswa Kesehatan Indonesia).

"Agar masyarakat tidak terpaku pada satu jenis makanan pokok saja, tetapi juga terdorong untuk mengkonsumsi bahan pangan lainnya yang bergizi," pungkasnya. (jbr1/yud)