Bupati Sanusi Sambut Baik Wacana Pemindahan Ibu Kota Provinsi ke Malang

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Tuhu Priyono
Rabu, 23 Oktober 2019 21:06 WIB

Bupati Sanusi (kiri) saat foto bersama wartawan Bangsaonline.com.

MALANG. BANGSAONLINE.com - Wacana menjadikan wilayah Malang menjadi Ibu Kota Provinsi Jawa Timur disambut baik oleh Bupati Malang Drs. H. Sanusi. M.M.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sendiri telah melontarkan wacana kepindahan Ibu Kota Jawa Timur dari Surabaya untuk pindah ke wilayah Malang. Wacana yang kedua dilontarkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII Jawa Timur Prof Dr. Ir Soeprapto saat berada di Kampus ITN 2 Singosari Malang beberapa saat lalu.

Berbagai kajian akademisnya yang disampaikan antara lain bahwa ke depan wilayah Malang ini akan semakin banyak didirikan perguruan tinggi, karena di kota ini memang telah menyandang sebagai kota pendidikan.

"Jika diukur dari jumlah perguruan tinggi, saat ini memang masih banyak di Surabaya daripada di Malang. Namun untuk jumlah mahasiswanya ternyata masih banyak di malang,” tuturnya.

Bupati Malang Drs. H. Sanusi. MM menyambut baik wacana itu, apalagi Gubernur Jatim sendiri sudah berbicara dengannya. Dengan dikeluarkannya PP 69/2019 tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Malang beberapa waktu lalu, tentu hal ini semakin menguatkan wacana tersebut. 

"Ditambah lagi wilayah Kabupaten Malang ini masih memiliki banyak lahan atau tanah yang memungkinkan hal itu menjadi kenyataan,” ujarnya sesaat sebelum upacara hari santri Selasa (22/10) kemarin.

Jika hal itu terlaksana, tentu akan semakin menguatkan pengembangan moda transportasi udara di Lanud Abdul Rahman Saleh untuk ditingkatkan menjadi bandara international. Begitu juga untuk pariwisata, tentu semuanya akan terangkat, baik wisata BTS (Bromo Tengger Semeru) maupun di wilayah Malang selatan dan juga kota wisata Batu. 

"Bahkan di wilayah malang selatan tersebut dapat dikembangkan menjadi dermaga untuk kepentingan nasional,” terangnya.

Pada tahapan awal ini, Pemerintah Kabupaten Malang sendiri telah mempersiapkan diri untuk membangun sarana lahan parkir untuk bus khusus wisata di wilayah Tumpang. 

"Di sana ada 11 hektare yang siap dibangun untuk lahan parkir bus tersebut. Selain itu kita harus sinergikan dengan pemerintah daerah baik Kota Malang maupun Kota Batu,” pungkas Bupati Malang yang akrab disapa Abah Sanusi itu. (thu/ian)