DPD Golkar Gresik Gelar Wayangan, Sejumlah Bacabup Hadir

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Minggu, 20 Oktober 2019 12:46 WIB

Khozin Ma'sum, Asluchul Alif, Saiful, Noto Utomo, Edy Santoso, Achmad Nadir, Qodrat Sunyoto, Sahat Tua Simanjuntak dan sejumlah petinggi parpol hadir nonton wayang bareng di kantor DPD Golkar Gresik. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPD Golkar menggelar wayang kulit dengan lakon Wahyu Makutha Raja di kantor DPD setempat, Jalan Panglima Sudirman Kecamatan, Gresik, Sabtu (20/10) malam. Acara ini dihadiri sejumlah tokoh masyarakat (tomas), bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) yang bakal running di Pilbup Gresik 2020, di antaranya Asluchul Alif (Ketua DPC Gerindra), Ahmad Nurhamim (Ketua DPD Golkar), Tri Putro Utomo, dan Achmad Nadlir (Ketua DPC PPP).

Turut hadir juga pengurus parpol seperti Ketua DPD Nasdem Saiful Anwar, Ketua DPC PD Eddy Santoso, Sekretaris DPC PDIP Noto Utomo, Sekretaris DPD Golkar Jatim Sahat Tua Simanjuntak, Wakil Ketua DPD Golkar Jatim Qodrat Sunyoto, dan sejumlah pengurus lain. Tampak juga Pendiri RGS Indonesia H. M. Khozin Ma'sum

Ahmad Nurhamim menyatakan, nobar wayang kulit ini dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun Partai Golkar ke-55 tahun. Selain itu, juga sebagai ajang untuk membangun komunikasi politik antar tomas, petinggi parpol, dan para putra terbaik Gresik yang bakal maju pada Pilbup Gresik 2020.

"Jadi melalui media seperti nobar wayang ini sangat tepat untuk kumpul para politikus, tomas, petinggi parpol, dan komponen masyarakat lain untuk membahas kebaikan Gresik ke depan," katanya.

Selaku tuan rumah, Nurhamim mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran semua pihak dalam nobar wayang kulit ini. "Ini adalah bentuk kebersamaan. Dan, dengan kebersamaan seperti ini akan memudahkan menjaga dan membangun Kabupaten Gresik yang kita cintai bersama," terang Wakil Ketua DPRD Gresik ini.

Sahat Tua Simanjuntak menambahkan, wayang kulit merupakan hiburan bagi masyarakat Indonesia, sehingga perlu dihadirkan untuk menghibur masyarakat Gresik. "Sesuai slogan partai Golkar di HUT ke-55, Golkar sahabat rakyat. Sehingga pagelaran wayang ini sebagai media hiburan untuk masyarakat Gresik," pungkasnya. (hud/rev)