Tragis, Dua Pengendara Motor Tewas Terbakar di Madiun, Korban Tabrak Lari

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Minggu, 13 Oktober 2019 15:22 WIB

Kondisi kedua korban yang hangus terbakar sebelum dievakuasi.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Dua pengendara sepeda motor ditemukan tewas terbakar di Jl. Raya Nganjuk-Caruban Kec. Saradan, Madiun. Dua korban yang berboncengan itu diduga merupakan korban tabrak lari sebuah truk.

Peristiwa itu terjadi hari Sabtu (12/10) sekitar pukul 22.30 WIB di Jl. Raya Nganjuk-Caruban, tepatnya di Desa Sugihwaras Kec. Saradan Madiun. Ironisnya, dua korban pengendara sepeda motor yang tewas terbakar tersebut sulit dikenali.

Kasatlantas Polres Madiun AKP Jimmy Heriyanto Manurung yang dikonfirmasi BANGSAONLINE.com terkait kecelakaan ini, mengungkapkan bahwa sepeda motor nahas tersebut melaju dari arah Timur ke Barat, yakni dari Nganjuk menuju Caruban. Setelah di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut ditabrak oleh truk dari belakang.

"Kendaraan melaju searah, yang selanjutnya sepeda motor ditabrak dari belakang oleh kendaraan truk lalu sepeda motor terguling di bahu jalan dan terbakar bersama pengendaranya," jelas Kasatlantas AKP Jimmy Heriyanto Manurung pada BANGSAONLINE.com.

Usai ditabrak kendaraan truk dari belakang, sepeda motor nahas tersebut terjatuh di bahu jalan sebelah kiri lalu kendaraan terbakar. Api diduga berasal dari percikan yang keluar sewaktu sepeda motor terjatuh usai ditabrak, lalu menyambar BBM yang keluar dari tangki motor.

Api kemudian membakar sepeda motor bersama dua pengendaranya. Hingga akibat dari insiden tersebut, dua pengendara serta kondisi sepeda motor sulit dikenali.

"Untuk identitas pengendara ikut terbakar, sehingga tidak ditemukan identitas pengendara. Kondisi sepeda motor juga terbakar habis," pungkas Kasatlantas Polres Madiun.

Saat ini kedua jasad pengendara sepeda motor dilarikan ke ruang jenazah RSUD Caruban.

Sedangkan untuk kendaraan truk usai menabrak sepeda motor langsung melarikan diri. Hanya lampu kendaraan truk serta tulisan Fuso yang ada di lokasi kejadian sebagai penunjuk. Hingga Ahad (13/10) siang, tim Inafis dari Polres Madiun masih melakukan idnetifikasi terhadap jasad pengendara maupun kendaraan korban. (nal/rev)