Pelajar di Tuban Ikut Demo Tolak Kilang Minyak, Guru Sweeping Massa Aksi

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Kamis, 26 September 2019 16:21 WIB

Tampak para ABG bercelana abu-abu yang diduga pelajar SMK ikut demo menolak pendirian kilang minyak di Gedung DPRD Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sekelompok pelajar SMK diduga ikut terlibat dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat ring 1 kilang minyak Grass Root Refinery (GRR) Tuban di depan gedung DPRD setempat, Kamis (26/9).

Alhasil, petugas yang mengetahui adanya siswa sekolah ikut aksi demonstrasi langsung mengidentifikasi para pelajar yang ada di dalam Para pelajar itu diminta untuk mundur dan menjauh dari kerumunan massa yang menolak berdirinya kilang minyak dan pembangunan pabrik LPG di Kecamatan Jenu.

Pantauan BANGSAONLINE.com di lapangan, para pelajar yang diduga terlibat aksi unjuk rasa itu masih menggunakan celana sekolah abu-abu. Namun, seragam putihnya ditutup dengan jaket panjang.

Bahkan, para guru dari SMK baik negeri maupun swasta tampak mondar-mandir di sekitaran lokasi aksi untuk sweeping dan mencari anak didiknya yang ikut gabung bersama massa.

"Kalau murid saya ikut demo tidak apa-apa, asalkan tidak memakai atribut dan seragam sekolah," ujar salah satu guru yang berada di lokasi demo.

Seorang guru lain yang tidak mau disebutkan identitasnya mengatakan, jika hari ini para siswa itu telah menyelesaikan ujian, sehingga mereka pulang lebih awal. Kedatangannya itu juga untuk memastikan siswanya tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa.

"Di sini saya mencari siswa saya ada atau tidak, mereka sudah pulang karena habis ujian. Kalau hari minggu terserah," tutup guru yang mengajar di salah satu SMK Negeri di Tuban itu. (gun/rev)