​14 Perguruan Silat Madiun Tampil di TMII

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Hendro Utomo
Minggu, 08 September 2019 19:54 WIB

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Pemkab Madiun berkesempatan tampil di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan mempertunjukkan 14 perguruan silat dan sendra tari Sirno Kolo Bumi Mejoyo di Anjungan Jawa Timur, Sabtu (8/9). Pada gelaran budaya Jawa Timur ini, Kab Madiun menampilkan budaya lokal.

Bupati Madiun Ahmad Dawami memberikan hiburan menampilkan lagu-lagu Iwan Fals yang diiringi musik dongkrek.

Kedatangan Bupati dan rombongan disambut oleh kepala Penghubung Jatim Pandu Yuniarto. Dia menyatakan bahwa acara ini penting bagi masyarakat Kabupaten Madiun yang berada di Jakarta.

"Atas nama warga Madiun, kami sangat mengapresiasi promosi budaya dan wisata bisa disampaikan di sini. Kami warga Madiun di Jakarta agar tidak melupakan budaya dan sejarah Kabupaten Madiun," jelasnya.

Bupati Madiun dalam sambutannya menyampaikan, secara ekonomi warganya maju seperti di Jakarta tapi secara akhlak tetap seperti desa.

"Semoga Kabupaten Madiun ke depan ekonominya maju seperti Jakarta, akhlaknya tetap seperti di desa. Insyallah Kabupaten Madiun perkembangannya sudah bisa dilihat," ujar Ahmad Dawami.

Hampir satu tahuh ini Pemkab Madiun telah mencanangkan bahwa Kabupaten Madiun adalah Kampung Pesilat Indonesia. Setelah dideklarasikan kampung pesilat, seluruh perguruan silat komitmen membangun Kabupaten Madiun. "Sudah tidak ada pertikaian antar perguruan silat," ungkapnya.

Bupati Madiun mejelaskan bahwa dia juga ingin menghapus stigma komunis di Kabupaten Madiun. Ia juga menegaskan tidak ada embrio komunis di Madiun. Menurutnya, justru Madiun sebagai korban dan warga Madiun yang melawan pemberontakan komunis.

Di akhir sambutan, dia meminta tolong kepada masyarakat agar warga Kabupaten Madiun yang berada di Jakarta untuk membantu dalam hal promosi. Bahwa Kabupaten Madiun mempunyai budaya dan wisata alam yang sangat indah.

Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Kepala Bakorwil Madiun, Kepala Penghubung Jatim di Jakarta, Ketua aguma dan para tokoh-tokoh, senior-senior yang ada di Jakarta, Ka. OPD, camat dan kades se-Kabupaten Madiun. (hen/ian)