Batu Mirip Arca Berbentuk Wajah Manusia Ditemukan di Sawah Warga Gedog Kota Blitar

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Senin, 02 September 2019 18:30 WIB

Salah seorang warga yang penasaran melihat arca berbentuk kepala manusia yang ditemukan di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

KOTA BLITAR, BANGSAONLINE.com - Sebuah benda mirip arca berbentuk kepala manusia ditemukan warga RT 2 RW 8 Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Arca itu ditemukan di sebuah petak sawah milik warga.

Benda tersebut ditemukan pertama kali oleh Toiran (59) warga setempat, saat dirinya mencangkul di sawah yang dia garap.

Penemuan batu mirip arca tersebut sebenarnya ditemukan sejak dua pekan lalu. Namun tidak dilaporkan karena dianggap batu biasa. Ketika akan dipindahkan, dia baru menyadari jika batu tersebut terdapat struktur bagian wajah manusia, mirip arca.

"Saya baru sadar, kemudian saya lapor ke kelurahan dilanjutkan ke pak camat dan kepolisian," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar Tri Iman mengakui temuan itu dilaporkan pihak kecamatan, Ahad (1/9/2019) kemarin. Sehari berselang, pihaknya kemudian langsung mengecek lokasi temuan benda mirip arca tersebut. Menurutnya selain benda mirip arca juga ditemukan konstruksi batu bata serta sebuah koin kuno.

"Kami menindaklanjuti laporan dari pihak kecamatan. Setelah kami cek selain benda mirip arca berbentuk wajah manusia juga ditemukan konstrukai batu bata serta sebuah koin kuno," ungkap Tri Iman, Senin (2/9/2019).

Tri Iman menjelaskan telah melaporkan temuan ini kepada Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur. "Kami sudah melaporkan temuan ini ke BPCB," imbuhnya.

Sementara Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, lokasi temuan saat ini diberi garis polisi. Tujuannya agar tidak ada pihak-pihak tak berkepentingan masuk ke lokasi temuan.

"Sementara kami beri police line sambil menunggu BPCB agar lokasi tetap steril tidak ada pihak tak berkepentingan masuk ke lokasi," jelas Adewira.

Setidaknya ada tiga sampai empat titik yang diberi garis polisi. Di antaranya lokasi temuan benda mirip arca, lokasi konstruksi batu bata, serta lokasi penemuan koin kuno. (ina/rev)