Salon Hewan di Kota Blitar, Dandani Sapi agar Sehat dan Cantik

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Jumat, 02 Agustus 2019 18:31 WIB

Dwi Susanto saat memoles sapi milik para pedagang.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Perawatan kuku yang biasa disebut manicure dan pedicure ternyata bukan hanya dilakukan oleh manusia saja. Menjelang Hari Raya Idul Adha, sapi pun wajib menjalani perawatan kuku, agar tampil cantik dan lebih sehat.

Seperti yang dilakukan Dwi Susanto (46) di Pasar Hewan Dimoro Kota Blitar. Dengan peralatan lengkap, Dwi memoles sapi milik para pedagang. Perawatan yang diberikan antara lain memotong kuku, membersihkan telapak kaki dari kotoran yang menempel serta membersihkan tanduk sapi.

Menurut Dwi, perawatan terhadap sapi ini tidak sembarangan. Diperlukan ketelatenan dan kehati-hatian. Tak jarang pria yang sudah menggeluti usaha salon sapi sejak tujuh tahun lalu ini terlihat seperti berkomunikasi dengan sapi yang menjadi pasienya. Seakan mengerti dengan perkataan Dwi, sapi itu pun seketika terlihat rileks dan menikmati perawatan yang dilakukan Dwi.

"Sapi kan juga ada yang galak ada yang nurut. Kalau yang agak galak ya sedikit susah," ungkap Dwi sambil memotong kuku kaki seekor sapi milik pedagang, Jumat (2/8/2019).

Menurut dia, perawatan sapi ini tidak hanya diminati oleh pedagang sapi yang akan menjual hewan ternak untuk kebutuhan kurban. Namun juga sapi-sapi milik petani, agar lebih sehat dan pertumbuhanya tak terhambat. "Untuk yang diternak lagi itu lebih banyak. Karena biar sehat jadi pertumbuhan tak terhambat," imbuh Dwi.

Untuk satu paket perawatan, Dwi mematok tarif Rp 30 hingga Rp 50 ribu. Setiap pasaran dalam sehari biasanya ada 10 hingga 12 pedagang yang menggunakan jasa salon sapi Dwi. (ina/rev)