Ajak Anak Gemar Menabung, Bank Jatim-Pemkot Madiun Galakkan Gesid Matik

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Hendro Utomo
Selasa, 23 Juli 2019 18:33 WIB

Sekertaris Daerah Kota Madiun Rusdiyanto hadir dalam launching Gesid Matik.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Bank Jatim bekerja sama dengan Pemkot Madiun serta Dinas Pendidikan Kota Madiun menggelar Gerakan Simpel Day Madiun Karismatik (Gesid Matik) di Alun-alun Kota Madiun, Selasa (23/7). Acara ini dilaksanakan dalam rangka memberikan literasi dan inklusi keuangan bagi pelajar se-Kota Madiun.

Ada sebanyak 1200 siswa-siswi Kota Madiun berkumpul yang ikut dalam kegiatan ini. Mereka diberikan gerakan sadar menabung sejak dini.

Sekertaris Daerah Kota Madiun Rusdiyanto yang hadir turut mengapresiasi digelarnya acara tersebut. Menurutnya, kegiatan ini mampu memberikan pendidikan keuangan bagi generasi penerus.

"Atas nama pemkot, kami mengapresiasi kegiatan ini. Melalui kegiatan Gerakan Simpel Day Madiun Karismatik ini semoga mampu memberikan pendidikan kepada anak yang merupakan generasi penerus," ujarnya.

Ia mendukung jika gemar menabung perlu ditanamkan sejak dini. Sebab, tabungan itu bisa menjadi bekal untuk mengelola keuangan di masa yang akan datang.

"Misalnya, uang saku dari orang tua bisa dihemat. Kalau sehari dapat saku Rp 10.000 disisihkan seribu lalu ditabung. Dengan demikian pada suatu saat adik-adik sekalian di akhir tahun pelajaran mau beli buku atau beli peralatan sekolah bisa pakai tabungan sendiri," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Risiko Bisnis Bank Jatim Rizyana Mirda mengatakan program ini untuk meningkatkan kemauan menabung bagi siswa. Sekaligus memberikan pemahaman yang baik mengenai mengelola keuangan di usia dini.

"Dengan gerakan ini, pelajar hanya dibebani biaya pembukaan rekening sebesar Rp 5.000 dan setoran selanjutnya minimal Rp 1.000," ucapnya.

Selain itu, para siswa juga diberikan fasilitas gratis berupa ATM, sehingga pelajar di Kota Madiun bisa sadar dan gemar menabung. Sekaligus memperkenalkan transaksi nontunai kepada pelajar di Kota Madiun.

"Kami berharap mampu bersinergi bersama Pemkot dalam membangun Kota Madiun dan sekaligus memperkenalkan transaksi-transaksi perbankan bagi pelajar," tandasnya. (hen/rev)