PT. Wilmar Serahkan Hibah Landmark Keris Sumelang Gandring ke Pemkab Gresik

Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Selasa, 16 Juli 2019 17:49 WIB

Bupati Sambari saat penyerahan hibah Landmark dari PT Wilmar Nabati Indonesia. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - PT. Wilmar Nabati Indonesia (WNI) resmi menyerahkan hibah bangunan tugu Landmark Keris Sumelang Gandring yang dibangun di perempatan Jalan Veteran, di Desa Sidomoro Kecamatan Kebomas, Selasa (16/7).

Hibah bangunan dari dana corporate social responsibility (CSR) senilai sekira Rp 5 miliar ini diserahkan langsung oleh Direktur PT. WNI Saronto Subagiyo kepada Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, disaksikan sejumlah pejabat Forkopimda dan pejabat Kepala OPD di lingkup Pemkab Gresik.

Suronto dalam sambutannya menyatakan, terwujudnya ide pembuatan tugu Landmark Keris Sumelang Gandring membutuhkan waktu lama.

"Awalnya ditunjuk dan disepakati pembuatan tugu. Namun, waktu itu belum diketemukan tugu apa yang cocok. Lalu kami serahkan kepada ahlinya. Sehingga, terwujudlah tugu Keris Sumelang Gandring," ungkapnya.

Dikatakan ia, PT. WNI dalam kepeduliannya terhadap pemerintah tak hanya memberikan CSR tugu Landmark Keris Sumelang Gandring. Namun, Wilmar telah banyak memberikan banyak CSR lain. "Ini bagian sumbangsih kami terhadap masyarakat Gresik," terangnya.

Ia mengakui mengapresiasi Gresik yang berkembang pesat dalam segi industri. Hal ini juga disupport dengan kondusifitas daerah. "Kami berterima kasih kepada Pemkab Gresik dan semua pihak dalam mendukung kondusivitas industri. Meski pada setiap tahun bulan Mei ada demo tuntutan UMK namun bisa diselesaikan dengan baik," katanya.

Ia berharap dengan adanya tugu landmark, Gresik jadi indah karena setiap perempatan dibangun tugu.

Kepala Bagian Humas PT. WNI Hartono menyatakan, selain menghibahkan bangunan tugu Landmark Keris Sumelang Gandring, Wilmar juga menghibahkan taman dan bangunan Taman Puspo 1 dan Taman Pispo 2. Diharapkan, keberadaan bangunan ini bisa mendukung program Gresik yang berjuluk kota wali dan santri.

Sementara Bupati Gresik Sambari Halim Radianto berterima kasih atas penyerahan hibah dari PT. Wilmar. "Saya menerima hibah bentuk fisik. Bukan uang. Saya infokan Pemkab Gresik tak terima CSR dalam bentuk tunai. Semua dikelola pemberi hibah," tegasnya.

Selanjutnya, hibah bangunan kata Bupati diserahkan langsung ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH). "Saya minta DLH perbaiki taman-taman," pintanya.

Menurut ia, setelah berdirinya tugu Landmark, di sejumlah titik kota Gresik akan kembali dibangun sejumlah tugu dari CSR. "Setelah ada landmark, akan dibangun megah Gardu Suling di depan Gedung Nasional Indonesia (GNI). Diharapkan, bulan Ramadan 1441 H mudah-mudahan sudah bunyii. Saya minta tombol sirine ditaruh di Masjid Jami'," katanya.

Selanjutnya, juga akan dibangun Landmark Gajah Mungkur di perlimaan Sukorame Kecamatan Gresik. "Saat ini masih menunggu detail engineering design (DED)," pungkasnya. (hud/rev)