Wagub Jatim Tertarik Jadikan Situbondo Daerah Industri

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Mursidi
Rabu, 03 Juli 2019 21:40 WIB

Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak dan Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, serta Wakil Bupati Situbondo, Yoyok Mulyadi.

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak tertarik untuk menjadikan Kabupaten Situbondo sebagai daerah industri. Hal ini disampaikannya saat berkunjung ke Situbondo, Rabu (3/7).

Menurut dia, potensi daerah pesisir di Kabupaten Situbondo dan lahan yang relatif datar di sebelah utara sangat memungkinkan untuk mengembangkan Situbondo menjadi daerah industri. Walaupun juga ada lahan-lahan untuk mengembangkan potensi-potensi yang lain.

"Potensi Situbondo ada di daerah pesisir dan lahannya di utara relatif datar. Ini sangat berpotensi dikembangkan menjadi daerah industri. Walaupun di saat yang sama ada lahan-lahan yang juga berpotensi untuk mengembangkan agro dan parawisata," katanya.

Untuk itu, mantan Bupati Trenggalek ini menjelaskan kedatangannya ke Situbondo juga bertujuan mendapatkan masukan dari Pemerintah Kabupaten Situbondo mengenai visi bupati bagaimana nanti mengenai cara penataannya, sehingga berjalan sinergis tidak sampai mematikan pariwisata dan lahan-lahan untuk tebu.

"Jawa Timur itu kan penghasil kurang lebih setengah dari gula di Indonesia. 4 pabrik dari 34 pabrik gula adanya di Situbondo. Jadi pertimbangan itu masuk dalam menentukan lahan mana yang akan digunakan. Termasuk lahan yang dikelola oleh Perhutani dengan status sebagai hutan negara itu bagaimana. Padahal secara topografi itu sangat layak untuk menjadi kawasan industri," terangnya.

Lebih lanjut, suami artis cantik Arumi Bachsin ini berharap bahwa dibukanya Tol Probowangi harus memberikan manfaat kepada masyarakat terutama kepada masyarakat Situbondo. Dia mengungkapkan bahwa Bupati Situbondo sudah merancang exit-exit tol yang sekiranya memberikan impact baik kepada masyarakat.

"Ini penting trase dan exit, nanti kita cocokkan dengan bina marga sebagai pembina jalan bebas hambatan, supaya ada kesamaan visi antara pusat dengan kabupaten. Kami sebagai wakil pemerintah pusat, senantiasa ingin menjadi penyalur aspirasi terbaik ke pusat," pungkasnya. (mur/had/ian)