Tidak Ditemukan Pergerakan Massa ke Jakarta Dalam Razia oleh Polres Pamekasan

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Erri Sugianto
Kamis, 27 Juni 2019 12:40 WIB

Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo saat melakukan razia di dalam bus yang melintas di depan Polsek Tlanakan Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pamekasan tidak menemukan tanda-tanda pergerakan massa menjelang sidang keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pemilu 2019 yang akan digelar hari ini, Kamis (27/6).

Hal ini berdasarkan razia yang digelar di depan Mako Polsek Tlanakan untuk mengantisipasi keberangkatan massa ke Jakarta, Rabu (26/06/19) malam kemarin.

Razia yang langsung dipimpin Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo tersebut dimulai pukul 20.00 WIB.

"Alhamdulillah kami tidak menemukan pergerakan massa yang mau ke Jakarta," tutur Kapolres AKBP Teguh Wibowo saat ditemui sesudah melakukan razia di depan Mapolsek Tlanakan oleh wartawan Bangsaonline.com.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengimbau terhadap masyarakat Pamekasan untuk tidak berangkat ke Jakarta. "Mari kita ciptakan kondusivitas, keamanan, dan kenyamanan baik di Jakarta maupun di Kabupaten Pamekasan yang kita cintai ini," harapnya, Rabu (26/06/19) malam.

Dalam razia tersebut, Kapolres Pamekasan yang didampingi oleh Kabagops Kompol Jalaluddin, S.H, dan para Kapolsek serta anggota Kodim 0826/Pamekasan juga merazia terminal penumpang Ronggosukowati yang berada di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan Pamekasan.

Ada 56 kendaraan yang dirazia untuk mengantisipasi pengerahan massa ke Jakarta. Di antaranya ada sepeda motor 3 unit, mobil roda 4 sebanyak 45 unit, sedangkan roda 6 ada 8 unit yang diperiksa.

Razia tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif. (err/rev)