Bupati Arifin Perintahkan Pimpinan OPD untuk Promosikan ASN yang Berprestasi

Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Herman Subagyo
Senin, 10 Juni 2019 16:31 WIB

Bupati Arifin di Pendopo Trenggalek. foto: Herman/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin meminta pada pimpinan OPD, BKD, dan Inspektorat untuk segera melakukan evaluasi, mengingat banyak jabatan yang kosong di lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek saat ini.

Pernyataan ini disampaikan Arifin ketika dirinya memimpin apel perdana sekaligus halal bihalal di Pendopo Kabupaten Trenggalek, Senin (10/6).

"Saya minta para pimpinan OPD, BKD, dan Inspektorat, tolong dengan se-adil-adilnya anda evaluasi. Banyak jabatan yang kosong, banyak yang perlu dipromosikan. Saya minta masukannya segera," kata Arifin dalam sambutannya.

Ia kemudian mengatakan bahwa dalam masa 6 bulan ini, pihaknya perlu meminta izin pada Kemendagri apabila akan mempromosikan jabatan bagi para ASN. Namun setelah lewat masa 6 bulan tersebut, maka Bupati Arifin memiliki otoritas penuh.

Ia juga meminta pada jajarannya untuk bisa memberikan masukan terkait promosi jabatan dengan tujuan agar ASN yang akan menempati posisi baru atau yang dipromosikan merupakan orang yang tepat.

Arifin juga menyampaikan, di tahap akhir seleksi jabatan nantinya, terutama dalam tahap wawancara dengan Bupati, prosesnya akan direkam. Nantinya, video rekaman hasil wawancara itu akan disebar ke publik. "Karena hutang anda itu bukan pada saya, tetapi pada rakyat," tantangnya.

"Saya memilih orang bukan kepentingan saya. Saya ingin budaya kerjanya sehat. Bukan karena oh ini orang saya, dekat dengan bupati, bukan itu," tandasnya.

Ia kemudian menegaskan bahwa dirinya konsen terhadap para abdi negara yang memiliki prestasi. Untuk itu, ia memerintahkan pada atasan dari ASN tersebut untuk bisa memilah dan memilih mana ASN yang berprestasi dan mana yang bukan.

"Jika ada orang bagus (ASN yang berprestasi) tidak dipromosikan karena ada begini begitu. Jika memang kinerjanya beres, nah itu yang harus diberi catatan. Yang penting orientasi kinerjanya," paparnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan pada para ASN untuk selalu loyal pada organisasi, bukan loyal pada Bupati. (man/dur)