Isi Liburan, Para Remaja ini Jadi Relawan Calon Penumpang Kereta Api

Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yudi Indrawan
Sabtu, 01 Juni 2019 13:48 WIB

Dengan menggunakan seragam yang sama bertuliskan Komunitas Railfans Daop 9 Jember, mereka membantu penumpang yang akan naik kereta.

JEMBER, BANGSAONLINE.com – Sejumlah remaja dari usia SMA hingga kuliah, tampak sibuk membantu para calon penumpang kereta api di Stasiun Jember. Dengan menggunakan seragam yang sama bertuliskan Komunitas Railfans DAOP 9 JEMBER, mereka membantu untuk mencetakkan tiket kereta di tempat Check In Counter (CIC), memberikan informasi tentang keberangkatan serta kedatangan kereta, dan juga mengangkat koper calon penumpang kereta seorang ibu-ibu ataupun lansia ke atas kereta.

Diketahui, para pemuda ini tergabung dalam sebuah komunitas pecinta kereta, yang bekerja sebagai relawan, membantu calon penumpang kereta untuk memberikan pelayanan di stasiun.

“Sebelum mudik lebaran, saya bersama dengan teman-teman dari Komunitas Railfans DAOP 9 Jember membantu para calon penumpang kereta api, untuk mencetak tiket, dan terkadang juga membantu menaikkan tas atau koper penumpang yang ibu-ibu dan yang sudah tua itu,” kata Kristian Aji Pratama, salah satu anggota komunitas, Sabtu (1/6).

Berawal dari mencintai dan suka dengan kereta, apalagi pernah punya pengalaman menarik saat pertama kali naik kereta api, membuat pria yang juga mahasiswa jurusan ilmu sejarah Fakultas Ilmu dan Budaya Unej ini, bergabung dalam komunitas Railfans Daop 9 Jember tersebut.

“Jadi awalnya senang dengan kereta, memfoto kereta, dan sekarang kami menjadi relawan membantu para calon penumpang. Karena terkadang karena ramai penumpang, akhirnya saling berebut untuk naik atau turun dari kereta,”ujar dia.

Dia bersama dengan teman-temannya yang lain dalam komunitas, bergantian untuk bertugas sebagai relawan. Pergantian tugas dilakukan sebanyak 2 kali. Pertama dari jam 8 pagi sampai jam 12 siang. Kemudian shift kedua lanjut sampai jam 5 sore.

"Tidak sampai malam, karena kami hanya sekedar membantu,” kata dia.

Setiap stasiun ada sekitar 3 sampai 5 orang relawan, mereka dengan semangat membantu para calon penumpang, dan sengaja mengisi waktu liburan untuk mencari kegiatan positif.

“Iya ada pengalaman unik, dari cerita teman. Awal pernah dikira mau mencuri tas penumpang, padahal niat membantu. Waktu itu ibu-ibu tua gitu, kita sudah bilang menawarkan, mari saya bantu bu, eh malah marah,” ujar dia dengan tertawa terkekeh.

Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, Manajer Humas PT. KAI Daop 9 Jember Luqman Arif menyampaikan, selama angkutan mudik lebaran di sejumlah stasiun wilayahnya, ada sejumlah komunitas yang bertugas sebagai relawan membantu para penumpang kereta api.

“Angkutan lebaran 2019 ini, kami dibantu relawan dari 3 komunitas, dalam memberikan pelayanan kepada penumpang kereta di stasiun. Yaitu Osing Train Community, Komunitas Railfans Daop (KRD) 9 Jember, dan juga Tanggul Railfans,” kata Luqman kepada sejumlah wartawan.

Ketiga komunitas tersebut dibagi ke sejumlah stasiun di wilayah Daop 9 Jember, dari stasiun Banyuwangi Baru hingga Stasiun Probolinggo.

“Dari Posko Staisun Banyuwangi, Posko Stasiun Karangasem, Stasiun Rogojampi, dan Stasiun Temuguruh. Itu untuk Osing Train Community. Sedangkan KRD 9 Jember dan Tanggul Railfans, itu ada di Stasiun Jember, Stasiun Tanggul, dan juga Stasiun Probolinggo,” sebutnya.(jbr1/yud/ns)