Terkait Ajakan Tour Jihad to Jakarta, Polda Jatim Gagalkan 5 Rombongan Bus Pengangkut Massa

Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Anastasia Novarina
Senin, 20 Mei 2019 11:36 WIB

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan didampingi Kepala Direskrimum Kombes Pol Gupuh Setiyono dan Kabid Humas Kombes Pol Barung Mangera..

SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Jajaran Kepolisian Daerah (Polda)Jawa Timur telah menggagalkan 5 bus pengangkut massa yang akan mengikuti Tour Jihad to Jakarta.

Hal itu disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan kepada wartawan di Molda Jatim, Senin (21/5/2019).

Kapolda Jatim didampingi Kabid Humas Kombes Pol Barung Mangera dan Kepala Direskrimum Kombes Pol Gupuh Setiyono.

Menurut Kapolda, ke-5 bus rombongan massa itu masing-masing berasai dari Kota Malang, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Madura, Kalimantan Selatan, Bali dan NusaTenggara Timur,” jelasnya.

Sebelumnya, pihak Polda jatim juga sudah mengamankan 4 orang yang diduga yang terlibat dalam kegiatan Tour Jihad to Jakarta. Ke-4 orang itu memiliki peran dan tugas masing-masing.

"Ini sudah Kita amankan inisial A, M,F , dan C dengan tugas masing-masing. Ada yang menjjadi bendahara, ada yang jadikoordinator, ada yang membuat akun, dan yang menyuruh,"lanjutnya.

Kapolda juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan tokoh masyarakat dalam mendukung kinerjanya.

"Kami ucapkan terimakasih kepada tokoh tokoh agama masyarakat yang telah mensuport kami, baik TNI-Polri. Masyarakat Jatim beserta tokoh-tokoh agama bersama-sama mendukung kerja kami terkait dengan isu yang berkembang, masalah people power," pungkasnya.

Sebelumnya Ditreskrimsus dan Ditreskrimum melakukan pengembangan dari kabar yang beredar yang menyebutkan bahwa Tour Jihad to Jakarta dilakukan untuk menampung aspirasi masyarakat yang akan ke Jakarta dengan menfasilitasi kendaraan bus ataupun mobil. (ana/dur)