Kasus Pengeroyokan di Parengan Tuban Berakhir Damai

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Rabu, 24 April 2019 19:20 WIB

Korban (kiri kaos putih) bersalaman dengan kedua pelaku tanda perdamaian.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kasus pengeroyokan yang dilakukan dua pemuda asal Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban terhadap korbannya Yono Setiawan (23) akhirnya berujung berdamai.

"Kedua pelaku dan korban sudah sepakat untuk berdamai," ujar Kasatreskrim Polres Tuban AKP Mustijat Priyambodo kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (24/4).

Sebelumnya, kata Kasatreskrim, korban tak terima dan melapor ke Polres Tuban karena dikeroyok kedua pelaku, yakni Dicky Mujiarto (22) dan Supriono (24). Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka memar di wajah sekitar hidung.

Namun usai dimediasi pihak kepolisian, akhirnya kedua belah pihak sepakat menyelesaikan kasus itu dengan cara kekeluargaan. Sementara laporan yang dilayangkan oleh korban telah dicabut.

"Kedua belah pihak telah sepakat kasus itu tidak dibawa ke ranah hukum. Orang tua pelaku dan korban sudah menandatangani surat pernyataan untuk damai," imbuh perwira berpangkat tiga balok di pundak ini.

"Alhamdulillah dalam pelaksanaan penyelesaian perkara ini berjalan damai dan aman. Kedua pelaku sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada korban," tutup Kasat.

Diberitakan sebelumnya, motif pengeroyokan didasari rasa cemburu dari salah satu pelaku, karena korban pernah menggoda calon istrinya. Setelah menikah, pelaku bertemu korban di sebuah warung kopi dan langsung mengajak temannya untuk melakukan pengeroyokan. (gun/rev)