Bersama Apeksi, Pemkot Malang Siap Wujudkan Smart City

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Iwan Irawan
Selasa, 05 Maret 2019 11:53 WIB

Wakil Wali Kota Malang Ir H Sofyan Edi J, saat mengikuti rapat bilateral dengan negara Australia, perihal Smart City di Jakarta, yang diselenggarakan Apeksi, Senin (4/3). Foto: humas pemkot malang

MALANG, BANGSAONLINE.com - Wawali Kota Malang Sofyan Edi J berkesempatan menghadiri rapat bilateral antara Indonesia dan Australia perihal Smart City di Jakarta, Senin (4/3).

Melalui acara tersebut, Sofyan Edi berharap bisa mendapatkan tambahan ilmu dari kota lainnya. Utamanya dari pemerintahan Australia, demi terwujudnya Kota Malang sebagai kota smart city.

Menurut Bung Edi, sapaan karib wawali, Kota Malang saat ini tengah mencanangkan program smart city. Berbagai peningkatan dan pembenahan sudah diprogreskan oleh banyak pihak yang memiliki kreatifitas dan tim ahli bidang IT. 

"Di mana Kota Malang dengan brandednya Kota Pendidikan, tentunya berpotensi besar menjadi smart city," tegasnya.

Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Airin Rachmi juga hadir dalam kesemapatan tersebut. Ia menyampaikan beberapa program yang mendukung terwujudnya Smart City. Di antaranya adalah inisiatif program Kota Pintar yang dilaksanakan sesuai karakteristik, kondisi, dan kebiasaan masyarakatnya.

"Kami ingin mendorong kepada semua anggota Apeksi terus membangun kolaborasi bersama pihak terkait, dengan harapan anggota Apeksi tidak mengalami ketertinggalan dalam penerapan maupun pengembangan Kota Pintarnya," tegasnya.

Sementara CEO Australian Trade and Investment Commission Dr. Stephanie Fahey menjelaskan, smart city memiliki 6 karakteristik yakni pemerintah pintar, ekonomi pintar, kehidupan pintar, lingkungan pintar, masyarakat pintar dan mobilitas pintar.

"Hal itu bisa diwujudkan oleh pemerintah daerah (Apeksi), apabila dapat mensinergikan seluruh komponen masyarakatnya yang sudah terdukung IT dan terintegrasi di setiap lini," jelas Dr Stephanie dalam presentasinya. (iwa/thu/ian)